MS Kaban Soroti Cebong dan Kampret: Istilah yang Tak Sehat...
Senin, 12 November 2018 - 14:33 WIB
MS Kaban Soroti Cebong dan Kampret: Istilah yang Tak Sehat...
A
A
A
JAKARTA - Istilah cebong dan kampret sepertinya sudah tidak asing bagi sebagian masyarakat Tanah Air saat ini. Apalagi bagi masyarakat yang sering berselancar di media sosial.
Pasca Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014, istilah cebong mulai dikenal luas. Istilah itu untuk sebutan bagi pendukung Joko Widodo (Jokowi).
Mendekati Pilpres 2019, pendukung Jokowi membuat sebutan terhadap pendukung Prabowo Subianto, yang kembali menjadi rival Jokowi pada Pilpres 2019. Mereka menyebut pendukung Prabowo dengan sebutan kampret.
Penyebutan istilah-istilah tersebut ternyata menimbulkan keprihatinan masyarakat. Salah satunya, Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban.
Menurut Kaban, istilah cebong dan kampret tidak sehat untuk bangsa Indonesia yang merupakan bangsa besar.
"Istilah yang tidak sehat untuk bangsa Indonesia sebagai bangsa besar, kaum muslimin terbesar di dunia. Gegara pilpres, pendukung Presiden Jokowi disebut 'cebong', pendukung PSO8 dipanggil 'Kampret'. Apa bangsa ini mau jadi bangsa cebong atau bangsa kampret. Garuda di dadaku Merah Putih bendera ku," tulis Kaban melalui akun Twitternya, @hmskaban, Minggu 11 November 2018.
PS08 adalah sebutan mantan Danjen Kopassus yang juga calon presiden Prabowo Subianto. Pernyataan MS Kaban disukai oleh 275 orang dan di-retwit oleh 66 orang.
Pasca Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014, istilah cebong mulai dikenal luas. Istilah itu untuk sebutan bagi pendukung Joko Widodo (Jokowi).
Mendekati Pilpres 2019, pendukung Jokowi membuat sebutan terhadap pendukung Prabowo Subianto, yang kembali menjadi rival Jokowi pada Pilpres 2019. Mereka menyebut pendukung Prabowo dengan sebutan kampret.
Penyebutan istilah-istilah tersebut ternyata menimbulkan keprihatinan masyarakat. Salah satunya, Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban.
Menurut Kaban, istilah cebong dan kampret tidak sehat untuk bangsa Indonesia yang merupakan bangsa besar.
"Istilah yang tidak sehat untuk bangsa Indonesia sebagai bangsa besar, kaum muslimin terbesar di dunia. Gegara pilpres, pendukung Presiden Jokowi disebut 'cebong', pendukung PSO8 dipanggil 'Kampret'. Apa bangsa ini mau jadi bangsa cebong atau bangsa kampret. Garuda di dadaku Merah Putih bendera ku," tulis Kaban melalui akun Twitternya, @hmskaban, Minggu 11 November 2018.
PS08 adalah sebutan mantan Danjen Kopassus yang juga calon presiden Prabowo Subianto. Pernyataan MS Kaban disukai oleh 275 orang dan di-retwit oleh 66 orang.
(dam)