Survei Alvara: Jokowi Unggul Hampir di Semua Wilayah, Kecuali Sumatera
Selasa, 06 November 2018 - 15:57 WIB
Survei Alvara: Jokowi Unggul Hampir di Semua Wilayah, Kecuali Sumatera
A
A
A
JAKARTA - Hasil survei terbaru Alvara Research Center menunjukkan elektabilitas pasangan calon presiden-calon wakil presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin meningkat.
Sebaliknya, elektabilitas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menurun. Demikian hasil survei Alvara yang dilaksanakan pada 8-22 Oktober 2018.
CEO dan Founder Alvara Reserach Center Hadanuddin Ali menjelaskan elektabilitas Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin sebesar 54,1% atau naik sebesar 0,5% dibanding survei yang digelar Agustus 2018.
"Sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebesar 33,9 persen yang justru menurun 1,3 persen dibanding Agustus 2018, sementara undicided voters menjadi 12 persen," ujar Hasan dalam rilis survei Alvara di Hotel Aria, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018).
Dari sisi elektabilitas yang dilihat dari sisi geografis, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di Pulau Jawa dengan 59,1% dibanding pasangan Prabowo-Sandi 29,2%.
Namun di Pulau Sumatera, pasangan Prabowo-Sandi unggul dengan 44,6% dibanding pasangan Jokowi-Maruf dengan 40 persen.
"Pemilih di Jawa dan Sumatera akan sangat menentukan siapa yang akan menjadi pemenang Pilpres 20189. Pasangan Jokowi-Maruf unggul di hampir semua wilayah, kecuali Sumatera," jelas Hasan.
Di Bali, lanjut Hasan, Jokowi-Maruf unggul 57% dibanding Prabowo-Sandi yang meraih 39%. Lalu di Kalimantan, Jokowi-Maruf unggul 50,9% dibanding Prabowo-Sandi dengan 43,6%.
"Di Papua Jokowi-Maruf unggul 77,8 persen dibanding Prabowo-Sandi 20 persen. Sedangkan di Sulawesi Jokowi-Maruf unggul dengan 49,1 persen dibanding Prabowo-Sandi dengan 30 persen," tutur Hasan.
Survei nasional Alvara Research Center dilaksanakan 8-22 Oktober 2018. Riset ini menggunakan metode multistage random sampling dengan melakukan wawancara terhadap 1.781 responden. Rentang margin of error sebesar 2,37 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.
Sampel diambil dari 33 provinsi di Indonesia, kecuali Provinsi Sulawesi Tengah karena terkendala dampak bencana alam.
Sebaliknya, elektabilitas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menurun. Demikian hasil survei Alvara yang dilaksanakan pada 8-22 Oktober 2018.
CEO dan Founder Alvara Reserach Center Hadanuddin Ali menjelaskan elektabilitas Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin sebesar 54,1% atau naik sebesar 0,5% dibanding survei yang digelar Agustus 2018.
"Sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebesar 33,9 persen yang justru menurun 1,3 persen dibanding Agustus 2018, sementara undicided voters menjadi 12 persen," ujar Hasan dalam rilis survei Alvara di Hotel Aria, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018).
Dari sisi elektabilitas yang dilihat dari sisi geografis, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di Pulau Jawa dengan 59,1% dibanding pasangan Prabowo-Sandi 29,2%.
Namun di Pulau Sumatera, pasangan Prabowo-Sandi unggul dengan 44,6% dibanding pasangan Jokowi-Maruf dengan 40 persen.
"Pemilih di Jawa dan Sumatera akan sangat menentukan siapa yang akan menjadi pemenang Pilpres 20189. Pasangan Jokowi-Maruf unggul di hampir semua wilayah, kecuali Sumatera," jelas Hasan.
Di Bali, lanjut Hasan, Jokowi-Maruf unggul 57% dibanding Prabowo-Sandi yang meraih 39%. Lalu di Kalimantan, Jokowi-Maruf unggul 50,9% dibanding Prabowo-Sandi dengan 43,6%.
"Di Papua Jokowi-Maruf unggul 77,8 persen dibanding Prabowo-Sandi 20 persen. Sedangkan di Sulawesi Jokowi-Maruf unggul dengan 49,1 persen dibanding Prabowo-Sandi dengan 30 persen," tutur Hasan.
Survei nasional Alvara Research Center dilaksanakan 8-22 Oktober 2018. Riset ini menggunakan metode multistage random sampling dengan melakukan wawancara terhadap 1.781 responden. Rentang margin of error sebesar 2,37 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.
Sampel diambil dari 33 provinsi di Indonesia, kecuali Provinsi Sulawesi Tengah karena terkendala dampak bencana alam.
(dam)