Demokrat Fokus Pileg, Tanda Kubu Prabowo-Sandi Alami Keraguan
Jum'at, 02 November 2018 - 09:23 WIB
Demokrat Fokus Pileg, Tanda Kubu Prabowo-Sandi Alami Keraguan
A
A
A
JAKARTA - Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Andi Arief menyampaikan Demokrat memilih fokus internal partai memenangkan pemilu legislatif. Pernyataan Andi ditengarai karena tim pendukung Prabowo-Sandi belum sepenuhnya menggunakan kekuatan untuk memenangkan pilpres 2019.
Pernyataan elite parpol pengusung nomor urut 02 itu pun menuai komentar dari Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Arsul Sani.
Arsul menilai, sebelum Demokrat yang memilih tidak full mengkampanyekan Prabowo-Sandi, sikap serupa juga ditunjukkan PAN dan PKS yang bahkan mengancam akan mematikan mesin politik karena urusan Wagub DKI Jakarta yang tak kunjung selesai.
"Itu semua sebagai gejala bahwa tampaknya koalisi partai-partai pengusung Prabowo-Sandi mulai ragu bahwa paslonnya akan menang dalam Pilpres 2019," kata Arsul saat dimintai komentar, Jumat (2/11/2018).
Kendati kondisi tim pendukung Prabowo-Sandi dalam situasi yang tidak menguntungkan secara politik, Arsul mengaku tim Jokowi-Ma'ruf tak mau berbicara soal keuntungan dan kerugian politik tersebut.
Menurutnya, tim Jokowi-Ma'ruf memilih fokus dengan kegiatan pemenangan yang disarankan Jokowi agar fokus pada kegiatan yang disebutnya canvassing dan micro targetting.
"Yakni menyapa langsung satu-satu para pemilih sebanyak-banyaknya," ujar Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.
Pernyataan elite parpol pengusung nomor urut 02 itu pun menuai komentar dari Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Arsul Sani.
Arsul menilai, sebelum Demokrat yang memilih tidak full mengkampanyekan Prabowo-Sandi, sikap serupa juga ditunjukkan PAN dan PKS yang bahkan mengancam akan mematikan mesin politik karena urusan Wagub DKI Jakarta yang tak kunjung selesai.
"Itu semua sebagai gejala bahwa tampaknya koalisi partai-partai pengusung Prabowo-Sandi mulai ragu bahwa paslonnya akan menang dalam Pilpres 2019," kata Arsul saat dimintai komentar, Jumat (2/11/2018).
Kendati kondisi tim pendukung Prabowo-Sandi dalam situasi yang tidak menguntungkan secara politik, Arsul mengaku tim Jokowi-Ma'ruf tak mau berbicara soal keuntungan dan kerugian politik tersebut.
Menurutnya, tim Jokowi-Ma'ruf memilih fokus dengan kegiatan pemenangan yang disarankan Jokowi agar fokus pada kegiatan yang disebutnya canvassing dan micro targetting.
"Yakni menyapa langsung satu-satu para pemilih sebanyak-banyaknya," ujar Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.
(maf)