Berantas Narkoba, Bea Cukai Indonesia-Malaysia Bentuk Joint Task Force

Selasa, 23 Oktober 2018 - 15:27 WIB
Berantas Narkoba, Bea...
Berantas Narkoba, Bea Cukai Indonesia-Malaysia Bentuk Joint Task Force
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Royal Malaysian Customs Department (RMCD) mengadakan pertemuan di Kantor Pusat RMCD, pada Rabu (17/10/2018). Pertemuan ini bertujuan membahas kerja sama pemberantasan narkotika di perbatasan yang dilaksanakan oleh instansi kepabeanan kedua negara.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar), Galih Elham Setiawan mengatakan salah satu tujuan dari pertemuan ini adalah tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya, yaitu rencana pertukaran data intelijen guna melakukan pemberantasan peredaran narkotika khususnya di perbatasan.

Bersama dengan Galih, perwakilan RMCD, Head of Narcotics RMCD, Mohd Noor Bin Idris juga menyampaikan beberapa data terkait aktivitas penyelundupan narkotika di perbatasan Indonesia-Malaysia. “Data tersebut termasuk jalur gajah dan jalur tikus di perbatasan yang digunakan penyelundup, jaringan narkotika lokal dan internasional yang perlu diatensi, modus operandi, jalur favorit penyelundupan,” ujar Galih lewat rilis yang diterima SINDOnews, Selasa (23/10/2018).

Pertukaran data intelijen ini dapat memberikan benang merah dalam upaya menemukan dan memberantas kejahatan narkoba yang meresahkan kedua negara, baik Indonesia maupun Malaysia. Pihak Malaysia juga menaruh perhatian lebih terhadap jalur-jalur tikus di hutan di Kalimantan yang berpotensi menjadi jalur penyelundupan narkotika.

“Mengingat modus operandi yang sudah beberapa kali dilakukan oleh penyelundup melalui jalur tikus, Bea Cukai kedua negara akan memanfaatkan informasi intelijen dan akan memperketat pengawasan di jalur-jalur tersebut,” katanya.

Dari hasil diskusi kedua instansi kepabeanan, akan dibentuk joint task force dimulai dengan kegiatan operasi narkotika yang akan dilaunching pada tanggal 9 November oleh Bea Cukai dan RMCD. “Kegiatan tersebut akan dikomandoi oleh bidang narkotika masing-masing instansi. Diharapkan kegiatan tersebut akan menjadi pilot project bagi skema operasi berikutnya,” pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Bea Cukai dan BNN Gagalkan...
Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan Narkoba dalam Paket Souvenir
Bea Cukai Sulbagsel...
Bea Cukai Sulbagsel Gencarkan Patroli Siber Cegah Peredaran Narkoba
Ditjen Bea dan Cukai...
Ditjen Bea dan Cukai Gagalkan Penyelundupan 7,4 Ton Narkoba Masuk ke Indonesia
Pengungkapan Sindikat...
Pengungkapan Sindikat Narkoba Internasional Lewat Barang Kiriman
Bea Cukai Sulbagsel...
Bea Cukai Sulbagsel Turut Bantu BNN Cegah Peredaran Narkoba
Bea Cukai Jayapura Gagalkan...
Bea Cukai Jayapura Gagalkan Pengiriman Ganja di Perbatasan Papua Nugini
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved