Andi Arief Kritik Prabowo, Arya: Bagus Lempar Handuk Putih Saja

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 09:13 WIB
Andi Arief Kritik Prabowo,...
Andi Arief Kritik Prabowo, Arya: Bagus Lempar Handuk Putih Saja
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga ikut berkomentar terkait kicauan Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief yang menyebut Capres Prabowo Subianto terkesan malas sehingga seolah-olah capresnya adalah Sandiaga S Uno yang rajin berkeliling.

Menurut Arya, jika Prabowo terus menerus seperti yang disampaikan Andi maka bukan tidak mungkin mantan Danjen Kopassus itu akan kalah melawan Jokowi. "Hari ini Andi Arief mengatakan bahwa Pak Prabowo tidak serius, malas-malasan dalam pilpres. Jadi sebulan lalu sudah saya ingatkan," ujar Arya di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Arya mengaku sudah pernah mengingatkan kepada publik sebulan yang lalu bahwa Sandiaga yang justru banyak muncul ke publik. Sementara Prabowo sebagai Capres lebih banyak diam. Menurutnya, hal ini bisa memunculkan kesan bahwa Prabowo merasa kurang percaya diri.

"Andi Arief mengatakan bahwa Pak Prabowo malas-malasan jadi memang kalau gini ceritanya bagus lempar handuk putih aja," pungkasnya.

Sementara itu, kata Arya, Capres Jokowi justru menunjukkan sebaliknya. Jokowi terus menuai pujian dari masyarakat, sebagai contoh pidato yang disampaikan Jokowi dalam pertemuan IMF dan Bank Dunia yang mengundang decak kagum peserta dari seluruh dunia.

"Apa yang diragukan semua pihak ternyata Pak Jokowi berpikir jauh mengenai bagaimana kestabilan dunia. Jadi (Prabowo) bukan levelnya Pak Jokowi lagi," jelasnya.

Politikus Partai Persatuan Indonesia (Perindo) ini memandang kicauan Andi bentuk nyata bahwa cawapresnya Prabowo bukan Sandi lagi. Justru Sandi lah yang tampil sebagai Capres.

Menurut Arya, apa yang dilakukan Prabowo bukan lagi strategi melainkan, saat ini Prabowo tidak percaya diri sehingga mendorong-dorong Sandi untuk keliling bertemu masyarakat. Dia menambahkan, Prabowo sudah ogah-ogahan menantang Jokowi, sementara disebutnya pemilihan presiden itu untuk mencari presiden bukan memilih wakil presiden.

"Jadi kalau Sandi cukup Bahlil (Ketua Umum Hipmi) saja yang lawan enggak perlu di pilpres, ikut Ketua Kadin aja Bahlil lawan Sandi imbang. Kalau pilpres sayang. Kalau terus menerus gini (elektabilitas) Pak Prabowo makin nurun ya kita jadi malas-malasan kan, enaknya lawannya (yang) imbang," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Prabowo - Sandi Jadi...
Prabowo - Sandi Jadi Menteri Jokowi, Cholil Nafis: Bisa Jadi Tradisi
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Daftar 7 Wakapolda Baru...
Daftar 7 Wakapolda Baru Pilihan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo  
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved