Bahan Kampanye yang Diperbolehkan Saat Kampanye Pemilu 2019

Kamis, 04 Oktober 2018 - 08:59 WIB
Bahan Kampanye yang...
Bahan Kampanye yang Diperbolehkan Saat Kampanye Pemilu 2019
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melakukan sosialisasi pengaturan kampanye Pemilu 2019 kepada ketua, sektretaris jenderal dan LO partai politik peserta Pemilu 2019 serta tim kampanye nasional paslon presiden dan wapres. Selain itu turut juga mengundang KPI, Dewan Pers dan KPU.

Dalam sosialisasi tersebut, Komisioner KPU Wahyu Setiawan memaparkan bentuk bahan kampanye apa saja yang diperbolehkan untuk digunakan selama masa kampanye berlangsung.

"Pertama selebaran (flyer) dengan ukuran maksimal 8,25 cm x 21 cm. Lalu brosur (leaflet) ukuran maksimal posisi terbuka maksimal 21 cm x 29,7 cm, pada posisi terlipat maksimal 21 cm x 10 cm. Untuk Pamflet maksimal 21 cm x 29,7 cm. Untuk poster maksimal 40 cm x 60 cm dan stiker maksimal 10 cm x 5 cm," ujar Wahyu di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2018).

Selain itu, lanjut Wahyu, bentuk bahan kampanye lainnya yang diperbolehkan adalah pakaian, penutup kepala, alat minum/makan, kalender, kartu nama, pin dan atau alat tulis.

Wahyu juga menegaskan desain dan materi pada bahan kampanye paling sedikit memuat visi, misi, dan program peserta pemilu dan tidak memuat materi yang dilarang yang dimuat dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum.

"Dalam mencetak bahan kampanye mengutamakan penggunaan bahan yang dapat didaur ulang. Setiap bahan kampanye, apabila dikonversikan dalam bentuk uang, nilainya paling tinggi Rp60.000. Namun hal ini masih dapat kita diskusikan dengan penyelenggara pemilu dan peserta Pemilu 2019, karena di setiap daerah memiliki nilai barang yang berbeda," jelas Wahyu.

Dan yang terpenting, tambah Wahyu, larangan penempelan bahan kampanye di tempat-tempat yang sudah diatur di antaranya tempat ibadah termasuk halaman, lalu rumah sakit, tempat pelayanan kesehatan, fasilitas pemerintah serta lembaga pendidikan.

"Lalu jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik dan taman serta pepohonan," tutur Wahyu.
(kri)
Berita Terkait
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Mantan Angggota KPU...
Mantan Angggota KPU Sebut MK Belokkan Keputusan yang Sudah Lurus
Berita Terkini
Dugaan Korupsi MBG,...
Dugaan Korupsi MBG, Dadan Hindayana Cs Diduga Dapat Setoran Miliaran Rupiah per Hari
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Kejagung Geledah Rumah...
Kejagung Geledah Rumah Dadan Hindayana dan 2 Eks Wakil Kepala BGN, Sita Barbuk
Pesan Prabowo di Rapat...
Pesan Prabowo di Rapat Konsolidasi MBG: Jangan Sampai Melakukan Penyimpangan
Dadan Hindayana Cs Mark...
Dadan Hindayana Cs Mark Up Pengadaan Motor Listrik, Sepatu, hingga Televisi
Dadan Hindayana Dkk...
Dadan Hindayana Dkk Terafiliasi Punya Banyak SPPG dengan Insentif Miliaran per Hari
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved