Sambil Menikmati Pagelaran Wayang, PDIP Kenalkan Johan Budi ke Warga Ngawi

Senin, 01 Oktober 2018 - 01:02 WIB
Sambil Menikmati Pagelaran...
Sambil Menikmati Pagelaran Wayang, PDIP Kenalkan Johan Budi ke Warga Ngawi
A A A
NGAWI - Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memperkenalkan mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP kepada warga Ngawi, Jawa Timur. Johan saat ini menjadi caleg dari PDIP daerah pemilihan Jatim VII.

Hasto bersama Johan Budi hadir di pagelaran wayang Ki Dalang Seno Nugroho, dengan lakon Bagong Krida, di Ngawi, Jawa Timur, Minggu (30/9/2018) malam. Hadir pada acara tersebut Bupati Ngawi, Budi Sulistyanto, atau akrab disapa Mas Kanang.

"Misi khusus saya mengantarkan Mas Johan Budi, dan sekaligus menghadirkan watak dan jati diri Partai yang begitu respek terhadap kebudayaan nasional melalui pagelaran wayang. Inilah yang dimaksudkan Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan sebagaimana disampaikan oleh Bung Karno," kata Hasto dalam siaran persnya.

Johan Budi lahir di Mojokerto, Jawa Timur, dan sebenarnya bisa maju di dapil VIII Provinsi Jawa Timur. Kendati begitu, saat dimintakan arahan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Johan dianggap cocok ditugaskan di Dapil VII yang meliputi Ngawi, Magetan, Ponorogo.

Menurut Hasto, secara kebetulan di dapil tersebut ada Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang tak lain adalah putra Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Misinya membangun Ngawi. Bukan bersaing bersama Ibas," ucap Hasto sambil disambut tertawa para pengunjung.

Dalam kesempatan itu, Hasto menganggap keputusan Megawati menempatkan Johan di Ngawi pun disetujui Presiden Jokowi. Terbukti, capres yang berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin itu memberikan izin kepada Johan.

"Dengan demikian hadirnya Mas Johan Budi sejalan dengan misi Partai untuk memperkuat kelembagaan kepartaian agar terus memerangi korupsi. Mungkin Mas Johan Budi bergabung karena PDI Perjuangan yang konsisten dengan Sekolah Partai dan memberi sanksi pemecatan seketika bagi mereka yang tertangkap tangan KPK. Kami juga tidak ada caleg yang berstatus sebagai mantan koruptor," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Johan menyampaikan terima karena bisa bertemu dengan warga Ngawi. Johan yang memperkenalkan diri sebagai Staf Presiden bidang komunikasi atau juru bicara Presiden mengaku keputusan dirinya terjun ke dunia politik agar bisa berbuat lebih banyak kepada masyarakat melalui jalur parlemen.

Dia pun menyampaikan alasannya kenapa memilih PDIP sebagai kendaraan politiknya. "Sengaja saya pilih PDIP karena selama ini PDIP partai yang selalu mengumandangkan kepentingan masyarakat kecil, Wong Cilik adalah PDIP," kata Johan.
(wib)
Berita Terkait
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
Aturan Keluarga Satu...
Aturan Keluarga Satu Partai Dinilai Beri Dampak Positif bagi PDIP
PDIP Akan Ekspose Prestasi...
PDIP Akan Ekspose Prestasi Kepemimpinan 3 Pilar Partai ke Publik
Romo Benny Sebut PDIP...
Romo Benny Sebut PDIP Partai Modern yang Kekuatannya pada Struktur Organisasi
PDIP Gelar Banteng Ride...
PDIP Gelar Banteng Ride and Night Run, 500 Orang Daftar
PDIP Akan Serap Aspirasi...
PDIP Akan Serap Aspirasi Rakyat Sebelum Bertemu Parpol Lain
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved