Sandiaga Ingin Kampanye Damai Digaungkan ke Seluruh Pelosok Negeri
Minggu, 23 September 2018 - 11:27 WIB
Sandiaga Ingin Kampanye Damai Digaungkan ke Seluruh Pelosok Negeri
A
A
A
JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Sandiaga Uno, mengapresiasi acara Deklarasi Kampanye Damai yang digagas Komisi Pemilihan Umum (KPU) di lapangan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (23/9/2018) pagi.
"Hari ini meriah sekali acara di Monas acara kampanye damai, alhamdulilah kita melihat bahwa komitmen terhadap kampanye damai bisa kita gaungkan ke seluruh pelosok negeri," ujar Sandi di lokasi, Minggu (23/9/2018).
Sandi meyakini seluruh rakyat Indonesia menyambut baik seruan kampanye damai ini. Hal itu agar usai Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga.
Meskipun berbeda pandangan politik dan berbeda pilihan calon kepala negara, seluruh masyarakat Indonesia harus tetap bersatu. (Baca juga: Jokowi dan Prabowo Beserta Pendukungnya Sepakat Kampanye Damai)
"Segenap putra putri bangsa, seluruh bangsa dan negara menjunjung tinggi kampanye yang sejuk. Kita ingin memastikan kampanye ini mencerahkan, mencerdaskan, menggerakkan, dan juga memastikan kampanye ini menggembirakan," pungkasnya.
Diketahui, baik capres-cawapres maupun para pendukung masing-masing calon sudah sepakat menggelar kampanye damai. Apalagi dalam acara Deklarasi Kampanye Damai itu, peserta mengenakan pakaian adat asli Indonesia. (Baca juga: Jokowi Pakai Udeng Bali, Prabowo Kenakan Baju Adat Jawa)
Sandi pun mengingatkan, kekayaan budaya Indonesia mampu membuka peluang bagi keberlangsungan ekonomi kreatif. "Kita punya banyak budaya tadi diperlihatkan dan budaya ini bisa jadi sumber ekonomi juga, karena ini ekonomi berbasis budaya ekonomi yang kreatif, ekonomi ini bisa keinginan kita membuka lapangan kerja, peluang usaha yang sangat-sangat luas," tutup Sandi.
"Hari ini meriah sekali acara di Monas acara kampanye damai, alhamdulilah kita melihat bahwa komitmen terhadap kampanye damai bisa kita gaungkan ke seluruh pelosok negeri," ujar Sandi di lokasi, Minggu (23/9/2018).
Sandi meyakini seluruh rakyat Indonesia menyambut baik seruan kampanye damai ini. Hal itu agar usai Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga.
Meskipun berbeda pandangan politik dan berbeda pilihan calon kepala negara, seluruh masyarakat Indonesia harus tetap bersatu. (Baca juga: Jokowi dan Prabowo Beserta Pendukungnya Sepakat Kampanye Damai)
"Segenap putra putri bangsa, seluruh bangsa dan negara menjunjung tinggi kampanye yang sejuk. Kita ingin memastikan kampanye ini mencerahkan, mencerdaskan, menggerakkan, dan juga memastikan kampanye ini menggembirakan," pungkasnya.
Diketahui, baik capres-cawapres maupun para pendukung masing-masing calon sudah sepakat menggelar kampanye damai. Apalagi dalam acara Deklarasi Kampanye Damai itu, peserta mengenakan pakaian adat asli Indonesia. (Baca juga: Jokowi Pakai Udeng Bali, Prabowo Kenakan Baju Adat Jawa)
Sandi pun mengingatkan, kekayaan budaya Indonesia mampu membuka peluang bagi keberlangsungan ekonomi kreatif. "Kita punya banyak budaya tadi diperlihatkan dan budaya ini bisa jadi sumber ekonomi juga, karena ini ekonomi berbasis budaya ekonomi yang kreatif, ekonomi ini bisa keinginan kita membuka lapangan kerja, peluang usaha yang sangat-sangat luas," tutup Sandi.
(thm)