Pengawal Capres-Cawapres 37 Polisi, Sandi: Itu Terlalu Berlebihan

Sabtu, 22 September 2018 - 09:35 WIB
Pengawal Capres-Cawapres...
Pengawal Capres-Cawapres 37 Polisi, Sandi: Itu Terlalu Berlebihan
A A A
JAKARTA - Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno menganggap jumlah personel kepolisian yang ditugaskan untuk mengawal pasangan capres dan cawapres terlalu banyak. Pengawalan oleh 37 polisi pada masing-masing calon itu berlebihan karena beban ekonomi negara masih berat.

Sandi mengaku akan berkoordinasi dengan capres Prabowo Subianto agar personel pengawalan tersebut bisa dikurangi. "Sebanyak 37 (polisi) yang akan mengawal berlebihan ya, walaupun ketetapannya (begitu), kita ingin bernegosiasi," kata Sandi di Jakarta, Jumat, (21/9/2018).

Mantan wagub DKI Jakarta ini menilai pengawalan tersebut akan membuat beban anggaran negara semakin besar. Indonesia, kata dia, saat ini sedang menghadapi persoalan ekonomi. Ekonomi nasional disebutnya tengah mengalami turbulensi. Karena itu sebisa mungkin tidak ada pemborosan anggaran.

"Alangkah baiknya ada penghematan, pemborosan kurangi. Bantu negara kurangi biaya. Selama ini, saya dan Pak Prabowo gerak di masyarakat insya Allah aman-aman saja dijaga Allah," ujarnya.

Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto sebelumnya mengungkapkan, Polri akan mengerahkan 37 polisi untuk masing-masing calon. Perkecualian bagi Presiden Jokowi yang tetap dikawal oleh Paspampres.

"Sebanyak 37 orang yang dilatih untuk kesiapan pengamanan yang melekat 1 x 24 jam," kata Wakapolri di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Untuk diketahui, Presiden Jokowi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 85 Tahun 2018 tentang Pengamanan dan Pengawalan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu).

Capres dan cawapres akan mendapat pengawalan dan pengamanan secara profesional dari unsur Polri sejak penetapan KPU pada 20 September 2018.
(pur)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Apakah Bulan Puasa 2025...
Apakah Bulan Puasa 2025 Sekolah Libur? Ternyata Adalah Janji Prabowo-Sandi Waktu Pemilu 2019
Kepada Deddy Corbuzier,...
Kepada Deddy Corbuzier, Prabowo Blak-blakan Ungkap Alasan Mau Jadi Menteri Jokowi
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan Lu Punya Otak Gak? ke Wartawan
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
Infografis
Gara-gara Senggolan...
Gara-gara Senggolan Motor, Polisi Tembak Paskibra di Semarang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved