KPU: Kedua Pasangan Hanya Boleh Membawa 150 Pendukung

Jum'at, 21 September 2018 - 17:34 WIB
KPU: Kedua Pasangan...
KPU: Kedua Pasangan Hanya Boleh Membawa 150 Pendukung
A A A
JAKARTA - Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan khusus untuk agenda pengambilan nomor urut, KPU membatasi jumlah massa pendukung capres cawapres yang datang ke Kantor KPU. Dia menyebut pihaknya membatasi tiap pasangan calon hanya boleh membawa 150 pendukung.
"Massa pendukung itu nanti di bawah seratus orang untuk masing-masing calon. Kemudian 50 orang yang akan masuk ke dalam," ujar Ilham di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).
Untuk persiapan pengambilan nomor urut, persiapan telah dilakukan KPU. Salah satunya menyiapkan tempat untuk para pendukung di halaman kantor. Di halaman kantor ini telah dibangun tenda tinggi untuk menampung para massa pendukung.

Ilham mengatakan, secara teknis proses pengambilan nomor urut capres-cawapres sama dengan saat pengambilan nomor urut parpol peserta Pemilu 2019.

"Nanti kita akan berikan kesempatan mereka untuk mencabut nomor urut untuk mencabut nomor undian. Nanti capres cawapresnya mengambil, kemudian nomor yang paling kecil, dia yang duluan. Baru kemudian mereka mengambil nomor urutnya," jelasnya.

Dari pantauan SINDOnews di kantor KPU, pasukan pengamanan mulai mempersiapkan alat keamananan yang akan dipersiapkan di jalur masuk untuk paslon dan juga para pendukungnya sebelum memasuki kantor KPU.

KPU juga telah mempersiapkan tenda besar berisi ratusan kursi sebagai ruang tunggu untuk tim pendukung kedua pasangan calon. Nantinya tim pendukung akan duduk berbeda posisi karena KPU telah menandai tempat duduk untuk tim pendukung pasangan Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi.
(pur)
Berita Terkait
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Berita Terkini
Anggota BPK Bobby Rizaldi...
Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar soal Pengaturan Status Opini WTP Pemkab Muara Enim
JPU Harap Majelis Hakim...
JPU Harap Majelis Hakim Tolak Eksepsi Dokter Tifa, Minta Sidang Dilanjutkan ke Materi Pokok Perkara
Mantan Wakil Ketua KPK...
Mantan Wakil Ketua KPK Sebut Pengalihan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Tidak Ada Acuan Hukumnya
Profil Chatarina Girsang,...
Profil Chatarina Girsang, Jaksa yang Ikut Tangani Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Kejagung: Beliau Ada, Tinggal Diperiksa Saja
Usai Rumahnya Digeledah,...
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Rizaldi Penuhi Panggilan KPK
Infografis
Lawan Houthi, AS akan...
Lawan Houthi, AS akan Kerahkan Kapal Induk Nuklir Kedua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved