Kubu Jokowi-Maruf Minta Kubu Prabowo-Sandi Tak Politisasi Emak-emak

Sabtu, 15 September 2018 - 05:15 WIB
Kubu Jokowi-Maruf Minta...
Kubu Jokowi-Maruf Minta Kubu Prabowo-Sandi Tak Politisasi Emak-emak
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani Chaniago meminta kubu Prabowo-Sandiaga tak mempolitisasi emak-emak. Hal itu terkait dengan nilai tukar rupiah yang melemah yang membuat emak-emak resah.

Irma kemudian mengungkapkan harga-harga bahan pokok dari mulai cabai hingga beras yang saat ini harganya relatif terjangkau di masyarakat.

"Soal ekonomi, ekonomi mana yang dibilang turun? Saya tahu persis saat ini harga cabai, Rp15 ribu per kilo, harga bawang merah bawang putih Rp17 ribu per kilo, beras hari ini yang standar Rp9 ribu per kilo. Harga ayam Rp30 ribu per kilo. Harga ikan Rp25-35 ribu per kilo kecuali tenggiri Rp60-80 ribu," papar Irma dalam sebuah diskusi di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018).

Ketua DPP Partai Nasdem ini menegaskan, tak ada kenaikan bahan-bahan pokok disebabkan karena nilai tukar rupiah melemah seperti apa yang sedang ramai diperbincangkan. Seperti dicontohkan harga telur yang mengalami penurunan harga sejak 2015.

"Harga telur di 2009 itu Rp14 ribu, harga telur 2013 itu Rp20 ribu itu naik 42 persen. Itu dari 2009 sampai 2013, bahkan jelang Lebaran di Manado di 2013 itu sampai Rp30 ribu, harga telur. Kemudian harga telur di 2015 itu Rp25 ribu. Harga telur di 2018 Rp24 ribu sampai Rp22 ribu. Itu siapa (yang bilang harga naik)? Kalau bicara itu by data, itu yang ingin saya sampaikan, jangan politisasi emak-emak," tegasnya.

Selain itu, dirinya juga menyoroti pernyataan Sandiaga Uno yang menyebut tempe saat ini sudah setipis kartu ATM. Pernyataan itu dinilainya berlebihan.

"Tempe pasti memang harus impor, tapi enggak juga seperti yang Sandi bilang bahwa tempe sekarang setipis (kartu) ATM. Itu namanya lebay, mana ada tempe setipis ATM? Kalau sudah dipotong menjadi mendoan betul setipis ATM," tandasnya.
(pur)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Prabowo - Sandi Jadi...
Prabowo - Sandi Jadi Menteri Jokowi, Cholil Nafis: Bisa Jadi Tradisi
Berita Terkini
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved