Perludem Sebut Perang Tagar Tidak Mendidik Masyarakat

Rabu, 12 September 2018 - 14:40 WIB
Perludem Sebut Perang...
Perludem Sebut Perang Tagar Tidak Mendidik Masyarakat
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini mengatakan #2019tetapjokowi dan #2019gantipresiden tidak mendidik dan hanya hanya membuat kegaduhan di masyarakat.

Tagar tersebut menjadi kontroversi yang mengundang pro dan kontra di masyarakat. Bahkan gerakan tagar tersebut telah menimbulkan perdebatan publik apakah makar atau bukan baik di kalangan sebagai masyarakat yang mendukung atau menolak maupun para ahli.

“Narasi #2019gantipresiden ataupun #2019tetapJokowi itu tidak mendidik. Karena sentimennya dibawa pada orang, kita itu dibawa pada sentimen untuk mendukung orang,” ujar saat diskusi #2019gantipresiden makar atau bukan di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Titi menyayangkan hadirnya kedua gerakan tagar tersebut. Pasalnya, gerakan tersebut tidak meninjau lebih jauh kepada visi misi dari masing-masing paslon.

“Itu yang kami sayangkan dari dua kelompok tersebut lebih dominan menonjolkan sentimen emosional, ketimbang kenapa harus itu, mengapa harus orang itu, jadi itu yang tidak dibangun,” jelasnya.

Selain itu, Titi menyebut hadirnya gerakan kedua tagar tersebut salah satu alasannya karena adanya ambang batas pemilihan presiden sesuai dengan Pasal 222 UU Nomor 7 Tahun 2017.

“Mangkanya kemudian gerakan ini adalah gerakan yang paling mudah untuk membuat pembeda anatara kelompok presiden dengan kelompok presiden yang lain. Jadi dalam pandangan kami itu mungkin kita bisa hindari ke depan jika tidak ada ambang batas pencalonan presiden,” tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Prabowo - Sandi Jadi...
Prabowo - Sandi Jadi Menteri Jokowi, Cholil Nafis: Bisa Jadi Tradisi
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved