Temuan 1 Juta Data Pemilih Ganda, KPU Klaim Sudah Ditindaklanjuti

Selasa, 11 September 2018 - 09:18 WIB
Temuan 1 Juta Data Pemilih...
Temuan 1 Juta Data Pemilih Ganda, KPU Klaim Sudah Ditindaklanjuti
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kemarin menyampaikan kegandaan pemilih sebanyak 1 Juta di 285 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Bawaslu meminta agar KPU melakukan pencermatan terhadap kegandaan data tersebut.

Komisioner KPU, Viryan mengatakan, awalnya kegandaan pemilih berjumlah 76 daerah kemudian bertambah menjadi 285 daerah. "Jadi 285 kemudian kan berarti sampai 50%, maka dugaan ganda bisa kita ambil rata-rata mungkin sekitar angka 1 sampai 2 juta," kata Viryan saat dikonfirmasi, Senin (10/9/2018).

Diakui Viryan, data kegandaan itu bisa saja bertambah dan bisa mungkin berkurang namun, prinsipnya seluruh penyelenggara pemilu di daerah terus menindaklanjuti data tersebut sejak 7 September yang melibatkan Bawaslu dan peserta pemilu di daerah.

Ia menjelasakan, di tingkat provinsi ada yang melakukan rapat koordinasi bersama, ada pula yang menggelar rakor di tingkat kabupaten/kota untuk mencermati kegandaan data pemilih tersebut. Bahkan, pengecekan dan pencermatan dilakukan langsung setelah pihaknya mendapatkan informasi.

"Karena sudah menerima datanya bisa langsung dicek. nah sebagian dari hasil pengecekan itu mengatakan data ini data DPS (daftar pemilih sementara) dan sudah ditindaklanjuti," ujarnya.

Selain itu, Viryan juga meminta kepada seluruh partai politik peserta pemilu untuk aktif memberikan pencermatan terhadap DPT yang sudah ditetapkan beberapa waktu lalu. Sehingga, klaim 25 juta pemilih ganda juga bisa dibersihkan oleh petugas pemilu di lapangan.

"Ini kan baru informasi yang sedang dikonsolidasikan dari bawah. Nanti secara lengkap akan kami sampaikan," tandasnya. (Baca Juga: Koalisi Prabowo-Sandi Temukan 25 Juta Data Pemilih Ganda )
(rhs)
Berita Terkait
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Mantan Angggota KPU...
Mantan Angggota KPU Sebut MK Belokkan Keputusan yang Sudah Lurus
Berita Terkini
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Jenderal Sigit Tegaskan...
Jenderal Sigit Tegaskan Polri Tidak Sembarangan Tempatkan Personel di Luar Struktur
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Tokoh Nasional Ajukan...
Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae, Nadiem: Dukungan Tegakkan Keadilan dan Kebenaran
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved