Demokrat Dispensasi Kader Dukung Jokowi-Ma'ruf, PPP Berterima Kasih
Senin, 10 September 2018 - 14:17 WIB
Demokrat Dispensasi Kader Dukung Jokowi-Ma'ruf, PPP Berterima Kasih
A
A
A
JAKARTA - DPP Partai Demokrat memberikan dispensasi kepada sejumlah kader Demokrat yang memberikan dukungan kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf pada pemilu presiden (Pilpres) 2019 mendatang, meski telah mengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Sekjen DPP PPP, Arsul Sani mengaku pihaknya patut berterima kasih kepada Demokrat yang telah memberikan dispensasi tersebut. Ia berharap, dispensasi ini memberikan kontribusi untuk pilpres yang lebih dingin.
"Kami melihat itu sebagai bagian dari positioning Partai Demokrat sebagai penyeimbang yang selama ini diperankan," ujar Arsul saat dihubungi, Senin (10/9/2018).
Terkait anggapan banyak pihak yang menyebut partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tengah bermain aman, Arsul menyebut semua parpol sejatinya ingin bermain aman untuk kepentingan pileg. Hanya saja, kata dia, positioning parpol berbeda-beda dalam menerapkan strategi.
PPP misalnya, kata Arsul dengan memilih Jokowi dan calon wakilnya yang berasal dari kalangan santri menguntungkan bagi partainya. Menurut dia, terkait di mana para kader Demokrat tersebut akan ditempatkan di tim pemenangan akan disesuaikan di daerahnya masing-masing.
Sebab, Waki Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf ini menganggap tokoh atau kepala daerah akan terlibat tim pemenangan di daerah. "Bahkan kalau tokoh sekaliber Pakde Karwo atau Lukas Enembe bersedia maka bisa masuk ke dalam posisi yang pas dan sesuai aturan di TKD provinsi masing-masing," pungkasnya.
Sekjen DPP PPP, Arsul Sani mengaku pihaknya patut berterima kasih kepada Demokrat yang telah memberikan dispensasi tersebut. Ia berharap, dispensasi ini memberikan kontribusi untuk pilpres yang lebih dingin.
"Kami melihat itu sebagai bagian dari positioning Partai Demokrat sebagai penyeimbang yang selama ini diperankan," ujar Arsul saat dihubungi, Senin (10/9/2018).
Terkait anggapan banyak pihak yang menyebut partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tengah bermain aman, Arsul menyebut semua parpol sejatinya ingin bermain aman untuk kepentingan pileg. Hanya saja, kata dia, positioning parpol berbeda-beda dalam menerapkan strategi.
PPP misalnya, kata Arsul dengan memilih Jokowi dan calon wakilnya yang berasal dari kalangan santri menguntungkan bagi partainya. Menurut dia, terkait di mana para kader Demokrat tersebut akan ditempatkan di tim pemenangan akan disesuaikan di daerahnya masing-masing.
Sebab, Waki Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf ini menganggap tokoh atau kepala daerah akan terlibat tim pemenangan di daerah. "Bahkan kalau tokoh sekaliber Pakde Karwo atau Lukas Enembe bersedia maka bisa masuk ke dalam posisi yang pas dan sesuai aturan di TKD provinsi masing-masing," pungkasnya.
(kri)