Gerindra Khawatir 25 Juta Data Pemilih Ganda Dimanfaatkan Jokowi-Ma'ruf

Selasa, 04 September 2018 - 12:51 WIB
Gerindra Khawatir 25...
Gerindra Khawatir 25 Juta Data Pemilih Ganda Dimanfaatkan Jokowi-Ma'ruf
A A A
JAKARTA - Partai Gerindra khawatir 25 juta data pemilih ganda disalahgunakan oleh Pasangan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin untuk memenangkan kontestasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019. Selain itu, Partai Gerindra khawatir bahwa 25 juta data pemilih ganda itu bisa menghilangkan hak pilih warga.

"Bukan cuma itu (Khawatir disalahgunakan Jokowi-Ma'ruf, red), tetapi kan dasarnya bahwa kemudian 25 juta itu bisa juga kemudian menghilangkan hak pilih orang yang harusnya masuk kemudian tidak masuk," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Maka itu, kata dia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) diharapkan tidak tergesa-gesa menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT). "Kemudian mari kita sama-sama memperbaiki, kita sisir ulang bersama-sama supaya kemudian DPT yang ada menjadi sempurna," ujar anggota Komisi III DPR ini.

Adapun 25 juta data pemilih ganda merupakan temuan koalisi partai politik (Parpol) pendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Dasco membantah bahwa temuan 25 juta data pemilih ganda itu bagian dari strategi kampanye Pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Bukan-bukan, sebenarnya kan kita walaupun penyusunan Timses tapi kan masing-masing partai koalisi tetap mengikuti tahapan-tahapan dari KPU," ujarnya.
(pur)
Berita Terkait
PAN Ungkap Pernah Diveto...
PAN Ungkap Pernah Diveto Amien Rais Ketika Ingin Gabung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
KAMI Tak Ambil Pusing...
KAMI Tak Ambil Pusing Dengar Nyinyiran Pendukung Pemerintah
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Berita Terkini
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
SNI Jadi Benteng Produk...
SNI Jadi Benteng Produk Lokal dan Jalan IKM Tembus Ekspor
Anggota DPR Cindy Monica:...
Anggota DPR Cindy Monica: Putusan MK Perkuat Hak Politik Perempuan
DPR: Blackout Sumatera...
DPR: Blackout Sumatera Dipicu Putusnya Kabel Transmisi, Bukan Sabotase
Pemeriksaan Hery Susanto...
Pemeriksaan Hery Susanto Selesai, Majelis Etik Ombudsman RI Sampaikan Rekomendasi Pekan Depan
PDIP Bentuk Tim Evaluasi...
PDIP Bentuk Tim Evaluasi RUU Pemilu, Andreas: Saya Dengar Inisiatifnya Diambil Alih Pemerintah
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved