'Diserang' lewat Twitter, Sekjen PDIP Ogah Ladeni Andi Arief
Kamis, 30 Agustus 2018 - 14:59 WIB
'Diserang' lewat Twitter, Sekjen PDIP Ogah Ladeni Andi Arief
A
A
A
JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief kembali berkicau di media sosial Twitter. Kali ini Andi "menyerang" Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto.
Dalam kicauannya, Andi menyebut Hasto dianggap sukses menggoda mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad untuk menjadi pendamping Jokowi pada Pemilu Presiden 2014. Andi juga menyebut sosok Hasto senang membajak kader Demokrat masuk ke PDIP.Andi juga meminta Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP menertibkan mulut dan tindak tanduk Hasto.
Kendati 'diserang' oleh Andi, Hasto merasa tidak perlu menanggapi. "Lebih baik nyerang saya dari pada nyerang Pak Jokowi ya," ujar Hasto di Rumah Cemara 19 Menteng, Jakarta, Kamis (30/8/2018). (Baca juga: Mengejutkan, Deddy Mizwar Bersedia Jadi Jubir Jokowi-Ma'ruf )
Hasto mengaku enggan mengomentari terlalu jauh kicauan Andi. Menurut dia, lebih baik mengomentari prestasi Indonesia di Asian Games yang dianggap sukses dan mampu menyatukan pempimpin bangsa.
Hasto menilai pihaknya belajar dari politik olahraga yang menampilkan sportivitas dan daya juang atlet dan para pendukung. Bagi dia, tidak ada prestasi tanpa adanya perjuangan dan proses yang melibatkan aturan main.
"Jadi hal-hal yang sifatnya serang menyerang kami enggak tanggapi," ujar Sekretaris Tim Kampanye Nasional pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin ini.
Dalam kicauannya, Andi menyebut Hasto dianggap sukses menggoda mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad untuk menjadi pendamping Jokowi pada Pemilu Presiden 2014. Andi juga menyebut sosok Hasto senang membajak kader Demokrat masuk ke PDIP.Andi juga meminta Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP menertibkan mulut dan tindak tanduk Hasto.
Kendati 'diserang' oleh Andi, Hasto merasa tidak perlu menanggapi. "Lebih baik nyerang saya dari pada nyerang Pak Jokowi ya," ujar Hasto di Rumah Cemara 19 Menteng, Jakarta, Kamis (30/8/2018). (Baca juga: Mengejutkan, Deddy Mizwar Bersedia Jadi Jubir Jokowi-Ma'ruf )
Hasto mengaku enggan mengomentari terlalu jauh kicauan Andi. Menurut dia, lebih baik mengomentari prestasi Indonesia di Asian Games yang dianggap sukses dan mampu menyatukan pempimpin bangsa.
Hasto menilai pihaknya belajar dari politik olahraga yang menampilkan sportivitas dan daya juang atlet dan para pendukung. Bagi dia, tidak ada prestasi tanpa adanya perjuangan dan proses yang melibatkan aturan main.
"Jadi hal-hal yang sifatnya serang menyerang kami enggak tanggapi," ujar Sekretaris Tim Kampanye Nasional pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin ini.
(dam)