TNI AD-Kemendagri Berikan Pemahaman Berdemokrasi ke Masyarakat

Selasa, 28 Agustus 2018 - 19:41 WIB
TNI AD-Kemendagri Berikan...
TNI AD-Kemendagri Berikan Pemahaman Berdemokrasi ke Masyarakat
A A A
JAKARTA - TNI Angkatan Darat kembali melaksanakan program kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di sejumlah daerah di Indonesia. Kegiatan yang berlangsung selama 30 hari mulai 25 September sampai dengan 24 Oktober 2018 ini melibatkan 7.500 personel TNI dan Polri, serta Kementerian/Lembaga Negara.

Selain membangun sarana dan prasarana fisik seperti infrastruktur jalan, dalam kegiatan kali ini, TNI AD bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga memberikan pendidikan dan pemahaman mengenai demokrasi kepada masyarakat.

"Kalau (TMMD) dengan Kementan untuk membantu masyarakat bagaimana mengatasi masalah pertanian, kalau sama Kemendagri membentuk masyarakat sejahtera dan memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana berdemokrasi," kata Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono saat membuka Rakornis TMMD ke 103 Tahun Anggaran 2018 di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (28/8/2018).

Mantan Pangkostrad ini menjelaskan, pemberian pemahaman mengenai demokrasi tersebut akan diwadahi dalam materi-materi non fisik. Sebab, pembangunan fisik yang menyangkut percepatan pembangunan, membantu menyejahterakan masyarakat itu sudah tercantum dan terencana serta terkoordinir dengan kepentingan masyarakat.

"Materi demokrasi enggak apa-apa, karena sesuai dengan komitmen TNI mengenai netralitas dan memberikan pemahaman bagaimana berdemokrasi yang sehat," ucapnya.

Perwira tinggi bintang empat ini menambahkan, pelaksanaan TMMD ini adalah perwujudan dari sikap gotong royong yang merupakan budaya masyarakat Indonesia yang diwariskan oleh nenek moyang. "Gotong-royong telah menjadi suatu semangat kerja keras dan refleksi kebersamaan segenap bangsa Indonesia yang bahu-membahu mewujudkan cita-cita bersama," katanya.

Namun sayangnya, seiring derasnya arus globalisasi, individualisme serta perkembangan teknologi yang demikian cepat, semangat gotong-royong ini lambat laun semakin memudar dan berakibat pada ketidakpedulian masyarakat.

"TMMD pada hakikatnya merupakan aktualisasi budaya gotong-royong yang mengajak seluruh elemen Bangsa untuk bergandengan tangan, menyatukan perbedaan, menyelaraskan kepentingan serta menggelorakan kembali semangat bekerja sama sebagai nilai luhur bangsa," katanya.
(pur)
Berita Terkait
Inilah 5 Jenderal TNI...
Inilah 5 Jenderal TNI yang Bertugas di Pusat Zeni Angkatan Darat
3 KSAD dengan Jabatan...
3 KSAD dengan Jabatan Terlama, Ada yang Menjabat Hampir 10 Tahun
Profil Kapusziad TNI...
Profil Kapusziad TNI AD, Mayjen Budi Hariswanto Jebolan Akmil 92
BSKDN Tekankan Kualitas...
BSKDN Tekankan Kualitas Kepemimpinan Kepala Daerah Menentukan Kesejahteraan Masyarakat
Kepala BSKDN Beberkan...
Kepala BSKDN Beberkan 4 Fungsi Penting Command Center
Kemendagri Libatkan...
Kemendagri Libatkan Pakar Analisis Variabel dan Indikator Penilaian Kota Bersih
Berita Terkini
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved