Ganjar Sebut Jokowi-KH Ma'ruf Bisa Atasi Kapitalisasi Agama

Kamis, 09 Agustus 2018 - 21:15 WIB
Ganjar Sebut Jokowi-KH...
Ganjar Sebut Jokowi-KH Ma'ruf Bisa Atasi Kapitalisasi Agama
A A A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menilai langkah Joko Widodo memilih KH Maruf Amin sebagai pasangan dalam Pilpres 2019 merupakan langkah tepat. Apalagi, Maruf Amin tak hanya sebagai Ketua Umum MUI tetapi juga ulama yang menyejukkan umat.

"Ketika hari ini situasi sosial kapitalisasi agama lebih tinggi, maka saya kira ya butuh tokoh-tokoh yang kapasitas agamanya tinggi. Sehingga bangsa ini akan lebih baik," ujar Ganjar usai bersilatirahmi dengan ulama kharismatik KH Mustofa Bisri di Rembang, Kamis (9/8/2018).

Politikus PDIP itu menambahkan, KH Maruf Amin yang juga tercatat sebagai Rais Aam PBNU tak perlu diragukan kapasitas ilmu keagamaannya. Sehingga pasangan Jokowi-Maruf Amin yang menggabungkan umara (pemimpin) dan ulama akan saling melengkapi jika terpilih menjadi pemimpin bangsa nanti.

"Kalau beliau (KH Maruf Amin) ngomong kan tenang, menyejukkan. Ndalil wis ra ono sing ngalahke tak kiro (saya kira sudah tidak ada yang mengalahkan jika menyampaikan dalil agama). Jika ada sisi-sisi yang dipakai dalam sebuah diskusi politik yang berbau agama, pasti Pak Maruf akan sangat mudah menjelaskan akan soal itu," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi memastikan diri untuk maju kembali pada Pilpres 2019. Selain itu, Jokowi juga menyampaikan Cawapres yang bakal mendampinginya.

"Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan keputusan yang juga sangat penting. Setelah perenungan yang mendalam dan mendapat masukan, maka saya memutuskan dan telah mendapat persetujuan dari partai koalisi, bahwa Profesor Doktor KH Maruf Amin yang akan mendampingi saya sebagai Calon Wakil Presiden," kata Jokowi.

Jokowi menyatakan, keputusan yang diambilnya merupakan tanggung jawab besar, salah satunya yakni meneruskan pembangunan yang merata di seluruh pelosok Indonesia.
(maf)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Pelimpahan Perkara Febrie...
Pelimpahan Perkara Febrie Adriansyah Dinilai Jadi Ujian Integritas Kejaksaan
Gus Miftah Disebut Terima...
Gus Miftah Disebut Terima Rp100 Juta dalam Sidang DJKA, KPK Pertimbangkan Lakukan Penyitaan
Pembahasan RUU Perampasan...
Pembahasan RUU Perampasan Aset Digeber, Legislator PDIP: Segera Kita Rampungkan
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Menhaj Minta BPKH Cairkan...
Menhaj Minta BPKH Cairkan Rp4 Triliun untuk DP Layanan Haji 2027 ke Arab Saudi
Penyidik Polri Bungkam...
Penyidik Polri Bungkam Usai Serahkan Berkas Penyidikan Febrie ke Kejagung
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved