Belasan Purnawirawan TNI Merapat ke Jokowi
Kamis, 02 Agustus 2018 - 13:10 WIB
Belasan Purnawirawan TNI Merapat ke Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 15 purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) bergabung ke kubu Joko Widodo (Jokowi). Kemarin mereka menyatakan kesiapannya untuk mendukung kemenangan Jokowi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Mereka berasal dari berbagai matra mulai Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).
Selain siap mem-back up Jokowi, ke-15 purnawirawan TNI tersebut juga maju sebagai calon legislatif (caleg) DPR dari berbagai daerah pemilihan (dapil) yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Ke-15 purnawirawan TNI tersebut, di antaranya Kolonel (Purn) S Marzuki, Marsda (Purn) Yan Manggesa, Laksda (Purn) Yuhastihar, Mayjen (Purn) Ch H Sidabutar, Mayjen (Purn) Bambang Haryanto, Marsda (Purn) Benedictus Widjanarko, Marsma (Purn) Johanes Urip Utomo, dan Marsda (Purn) Warsono. Selanjutnya Kolonel (Purn) Hargo Yuwono, Mayjen (Purn) Sakkan Tampubolon, Kolonel (Purn) Agus Zulkarnain, Brigjen (Purn) Syukran Hambali, Kolonel (Purn) Sanius Abastari, dan Mayjen (Purn) Sturman Pandjaitan.
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristyanto mengatakan, caleg yang terdaftar di PDIP dikelompokkan dalam berbagai backround, dari kelompok artis, purnawirawan TNI, purnawirawan Polri, kelompok caleg akademisi, dan berbagai latar belakang lainnya.
“Seluruh purnawirawan TNI yang bergabung dengan PDIP ini siap memenangkan pemilihan legislatif dan senapas dengan itu juga memenangkan Bapak Joko Widodo kembali sebagai presiden,” tandas Hasto di sela-sela pembekalan caleg PDIP yang diikuti para purnawirawan TNI di Kantor DPP PDIP, Jakarta, kemarin.
Hasto menegaskan, langkah para purnawirawan TNI ini untuk bergabung dengan PDIP semakin menegaskan bahwa partai moncong putih sebagai rumah bersama untuk kemajuan Indonesia. “Hari ini (kemarin) adalah pembekalan awal sebagai komitmen terhadap fundamental Indonesia,” paparnya.
Marsda (Purn) Yan Manggesa, salah satu purnawirawan TNI yang menjadi caleg PDIP, mengaku sangat bersyukur dapat bergabung dengan PDIP. “Tidak ada suatu akhir pengabdian kalau kita mau membangun bangsa ini. Kami ingin melanjutkan tugas yang sudah kami rintis di TNI, dan ini menjadi kesempatan yang baik untuk meneruskan perjuangan,” katanya. Yan mengaku memiliki pertimbangan tersendiri maju sebagai caleg lewat partai politik besutan Megawati Soekarnoputri ini.
“Ideologi PDIP yaitu Pancasila dan ini sejalan dengan apa yang kami lakukan selama ini. Ada tugas lain untuk membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik,” ungkapnya. Alasan lain yakni kaderisasi kepemimpinan yang dilakukan PDIP dinilai berjalan sangat baik.
“Kita bisa lihat kader-kader PDIP dalam pemilihan daerah dan terutama capres yang dijabat Pak Jokowi. Kita bisa melihat langkah-langkah yang diambil sangat jelas,” tandasnya. Lewat jalur legislatif, pihaknya ingin menyuarakan suara PDIP di daerah dan menguatkan dukungan untuk Jokowi sebagai capres.
“Itu cita-cita saya,” katanya. Senada disampaikan Mayjen (Purn) Bambang Haryanto. Dia mengatakan, setelah 34 tahun menjalankan tugas di TNI, dirinya ingin terus melanjutkan pengabdian untuk bangsa.
Selain siap mem-back up Jokowi, ke-15 purnawirawan TNI tersebut juga maju sebagai calon legislatif (caleg) DPR dari berbagai daerah pemilihan (dapil) yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Ke-15 purnawirawan TNI tersebut, di antaranya Kolonel (Purn) S Marzuki, Marsda (Purn) Yan Manggesa, Laksda (Purn) Yuhastihar, Mayjen (Purn) Ch H Sidabutar, Mayjen (Purn) Bambang Haryanto, Marsda (Purn) Benedictus Widjanarko, Marsma (Purn) Johanes Urip Utomo, dan Marsda (Purn) Warsono. Selanjutnya Kolonel (Purn) Hargo Yuwono, Mayjen (Purn) Sakkan Tampubolon, Kolonel (Purn) Agus Zulkarnain, Brigjen (Purn) Syukran Hambali, Kolonel (Purn) Sanius Abastari, dan Mayjen (Purn) Sturman Pandjaitan.
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristyanto mengatakan, caleg yang terdaftar di PDIP dikelompokkan dalam berbagai backround, dari kelompok artis, purnawirawan TNI, purnawirawan Polri, kelompok caleg akademisi, dan berbagai latar belakang lainnya.
“Seluruh purnawirawan TNI yang bergabung dengan PDIP ini siap memenangkan pemilihan legislatif dan senapas dengan itu juga memenangkan Bapak Joko Widodo kembali sebagai presiden,” tandas Hasto di sela-sela pembekalan caleg PDIP yang diikuti para purnawirawan TNI di Kantor DPP PDIP, Jakarta, kemarin.
Hasto menegaskan, langkah para purnawirawan TNI ini untuk bergabung dengan PDIP semakin menegaskan bahwa partai moncong putih sebagai rumah bersama untuk kemajuan Indonesia. “Hari ini (kemarin) adalah pembekalan awal sebagai komitmen terhadap fundamental Indonesia,” paparnya.
Marsda (Purn) Yan Manggesa, salah satu purnawirawan TNI yang menjadi caleg PDIP, mengaku sangat bersyukur dapat bergabung dengan PDIP. “Tidak ada suatu akhir pengabdian kalau kita mau membangun bangsa ini. Kami ingin melanjutkan tugas yang sudah kami rintis di TNI, dan ini menjadi kesempatan yang baik untuk meneruskan perjuangan,” katanya. Yan mengaku memiliki pertimbangan tersendiri maju sebagai caleg lewat partai politik besutan Megawati Soekarnoputri ini.
“Ideologi PDIP yaitu Pancasila dan ini sejalan dengan apa yang kami lakukan selama ini. Ada tugas lain untuk membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik,” ungkapnya. Alasan lain yakni kaderisasi kepemimpinan yang dilakukan PDIP dinilai berjalan sangat baik.
“Kita bisa lihat kader-kader PDIP dalam pemilihan daerah dan terutama capres yang dijabat Pak Jokowi. Kita bisa melihat langkah-langkah yang diambil sangat jelas,” tandasnya. Lewat jalur legislatif, pihaknya ingin menyuarakan suara PDIP di daerah dan menguatkan dukungan untuk Jokowi sebagai capres.
“Itu cita-cita saya,” katanya. Senada disampaikan Mayjen (Purn) Bambang Haryanto. Dia mengatakan, setelah 34 tahun menjalankan tugas di TNI, dirinya ingin terus melanjutkan pengabdian untuk bangsa.
(don)