PDIP Tak Khawatir Demokrat Bergabung ke Kubu Prabowo
Kamis, 02 Agustus 2018 - 09:08 WIB
PDIP Tak Khawatir Demokrat Bergabung ke Kubu Prabowo
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan partai koalisi pengusung Joko Widodo (Jokowi) tak khawatir dengan bergabungnya Partai Demokrat ke kubu Prabowo Subianto.
"Ya kami tidak khawatir, rakyat sudah bisa melihat mana yang baik, mana yang konsisten, mana yang suka mengeluh, itu rakyat sudah melihat," kata Hasto, Kamis (2/8/2018).
Hasto menilai, baik koalisi Jokowi maupun kubu Prabowo sama-sama belum mengumumkan bakal calon wakil presiden (cawapres) yang dipilih. Namun, pihaknya mengaku lebih maju lantaran tinggal diumumkan sementara di kubu Prabowo masih tarik-ulur terkait cawapres mereka.
Hasto mengaku yakin jika nantinya Presiden Jokowi mengumumkan pendampingnya, parpol koalisi akan tetap bergandengan tangan dan solid. "Komitmen kami sepakat siapa yang bapak (Jokowi) putuskan nanti," ujarnya.
Hasto menuturkan, pertemuan yang dilakukan Jokowi dengan para ketua umum serta Sekjen parpol berlangsung santai dan riang gembira. Hal ini, menurut Hasto, menandakan bahwa koalisi Jokowi tak lagi memperumit pembahasan cawapres, melainkan bagaimana mengelola pemerintahan yang efektif ke depan.
"Bayangkan kemarin konsolidasi pemerintahan Pak Jokowi, dua tahun berjalan tidak mudah dan sekarang kekuatannya 62%. Kami yakin siapa pun calon wakil presiden yang nanti ditetapkan semua partai akan solid karena itulah yang dibangun sebagai komitmen para ketum parpol," ujarnya.
"Ya kami tidak khawatir, rakyat sudah bisa melihat mana yang baik, mana yang konsisten, mana yang suka mengeluh, itu rakyat sudah melihat," kata Hasto, Kamis (2/8/2018).
Hasto menilai, baik koalisi Jokowi maupun kubu Prabowo sama-sama belum mengumumkan bakal calon wakil presiden (cawapres) yang dipilih. Namun, pihaknya mengaku lebih maju lantaran tinggal diumumkan sementara di kubu Prabowo masih tarik-ulur terkait cawapres mereka.
Hasto mengaku yakin jika nantinya Presiden Jokowi mengumumkan pendampingnya, parpol koalisi akan tetap bergandengan tangan dan solid. "Komitmen kami sepakat siapa yang bapak (Jokowi) putuskan nanti," ujarnya.
Hasto menuturkan, pertemuan yang dilakukan Jokowi dengan para ketua umum serta Sekjen parpol berlangsung santai dan riang gembira. Hal ini, menurut Hasto, menandakan bahwa koalisi Jokowi tak lagi memperumit pembahasan cawapres, melainkan bagaimana mengelola pemerintahan yang efektif ke depan.
"Bayangkan kemarin konsolidasi pemerintahan Pak Jokowi, dua tahun berjalan tidak mudah dan sekarang kekuatannya 62%. Kami yakin siapa pun calon wakil presiden yang nanti ditetapkan semua partai akan solid karena itulah yang dibangun sebagai komitmen para ketum parpol," ujarnya.
(amm)