Tak Punya Kendaraan Politik Jadi Penghambat Din Dilirik Jokowi

Kamis, 26 Juli 2018 - 18:21 WIB
Tak Punya Kendaraan...
Tak Punya Kendaraan Politik Jadi Penghambat Din Dilirik Jokowi
A A A
JAKARTA - Nama mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin masuk ke dalam radar calon wakil presiden (Cawapres) yang patut mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Sosok Din, dianggap memiliki kelebihan dan kekurangan.

Dosen Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ma'mun Murod Al-Barbasy mengatakan di antara kekurangan yang melekat pada Din adalah tidak memiliki kendaraan politik yang mampu menopang pencalonannya. Dalam sistem politik liberal yang dianut di Indonesia seperti saat ini, kendaraan politik berupa partai politik merupakan sebuah keniscayaan.

"Ini menjadi problem serius bagi Pak Din," ujar Ma'mun Murod dalam diskusi bertajuk Mengapa Din Syamsuddin di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (26/7/2018).

Ma'mun mengatakan, bila merujuk pada pilpres 2014 saat Jokowi menggandeng Jusuf Kalla (JK) sebagai cawapres maka kondisi sangat berbeda. Meski saat itu JK tak berpartai, jamak diketahui saudagar asal Makassar itu adalah mantan Ketua Umum Partai Golkar dan masih memiliki kaki-kaki tangan politik di seluruh Tanah Air.

Berbeda dengan JK, kata Ma'mun, ketokohan Din tidak ditopang oleh infrastruktur politik berupa partai politik. "Seandainya Jokowi ambil Din sebagai cawapres, ini jadi persoalan tersendiri, hitungannya berat karena beliau tak punya perahu," kata Ma'mun.

Di antara kekurangan yang diungkap Ma'mun, Din memiliki berbagai kelebihan. Cendekiawan muslim asal Sumbawa itu disebut Ma'mun bisa menjembatani isu identitas yang beberapa tahun ke belakang menyerang pemerintahan.

"Faktor politik identitas dan aliran, bila incumbent tidak kuat dalam isu identitas dan aliran, maka Pak Din bisa mengisi kekosongan itu," ucap Ma'mun.
(kri)
Berita Terkait
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: Mayoritas Pemilih Jokowi di Pilpres 2019 Dukung Ganjar-Mahfud
Ganjar Cerita Kedekatan...
Ganjar Cerita Kedekatan dengan Mahfud MD, Diskusi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019
Kantor TPN Ganjar Pakai...
Kantor TPN Ganjar Pakai Markas Pemenangan Jokowi di Pilpres 2019
KAMI Tak Ambil Pusing...
KAMI Tak Ambil Pusing Dengar Nyinyiran Pendukung Pemerintah
Survei LSJ: 40,6 Persen...
Survei LSJ: 40,6 Persen Pendukung Jokowi di Pilpres 2019 Merapat ke Prabowo
Berita Terkini
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
Korban Penipuan Haji...
Korban Penipuan Haji Ilegal Capai 3.550 Orang, DPR Desak Kemenhaj Perkuat Pengawasan
Profil Irjen Totok Suharyanto,...
Profil Irjen Totok Suharyanto, Kakortastipidkor Polri yang Ungkap Megakorupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Tindak Lanjut Perpres...
Tindak Lanjut Perpres 111/2025, Kemenag Siapkan Materi Pendidikan Cegah Penyebaran LGBTQ
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved