KPK Geledah Sel Napi dan Ruang Kerja Kalapas di Lapas Sukamiskin

Rabu, 25 Juli 2018 - 19:26 WIB
KPK Geledah Sel Napi...
KPK Geledah Sel Napi dan Ruang Kerja Kalapas di Lapas Sukamiskin
A A A
BANDUNG - Tim penyidik KPK yang berjumlah 10 orang melakukan penggeledahan dua kamar narapidana korupsi di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Rabu (25/7/2019) sekitar pukul 18.20 WIB.

Penggeledahan ini merupakan lanjutan operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein dan dua napi korupsi Fahmi Darmawangsa dan Andri pada Sabtu 21 Juli 2018. Tim KPK tiba di Lapas Sukamiskin menggunakan Kijang Innova warna hitam. Mereka dikawal sejumlah petugas bersenjata laras panjang.

Penggeledahan berlangsung tertutup berlokasi di dalam lapas. Wartawan yang menunggu sejak pagi tidak diizinkan masuk. Mereka terpaksa menunggu di luar lapas. Sekitar pukul 18.30 WIB, penyidik KPK keluar dari dalam lapas sambil membawa koper besar yang diduga berisi berkas dan bukti-bukti tambahan terkait kasus yang menjerat Wahid Husein, Fahmi Darmawangsa, dan Andri.

Salah seorang penyidik KPK mengatakan, penggeledahan dilakukan pasca penangkapan Wahid Husein, Fahmi, dan Andri, untuk mencari bukti tambahan. "Benar pascapenangkapan kami geledah sesuai SOP (standard operational procedur)," ujar petugas KPK yang enggan menyebutkan namanya.

Pria yang mengenakan kemeja putih bergaris merah itu mengemukakan, penyidik KPK menggeledah kamar dan ruangan para tersangka, yakni Wahid Husein, Fahmi Darmawangsa, dan Andri. "Sesuai berita kemarin yang ramai saja (Wahid Husein, Fahmi, dan Andri) yang kami geledah," kata dia.

Saat ditanya apakah kamar sel yang ditempati napi korupsi Fuad Amin dan Tb Chaeri Wardana atau Wawan juga turut digeledah, penyidik tersebut membenarkan. "Iya seperti itulah," tutur dia.

Hasil dari penggeledahan itu, ungkap petugas KPK, penyidik menyita barang bukti berkas yang dimuat dalam 10 tas. "(Barang bukti) ada di mobil putih (Kijang Innova), sekitar 10 tas barang buktinya," ungkap dia.
(kri)
Berita Terkait
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
OTT Hanya Dua Kali dalam...
OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar
Breaking News: KPK Gelar...
Breaking News: KPK Gelar OTT Jakarta dan Bekasi, Pejabat Negara Ditangkap
OTT di Jakarta dan Semarang,...
OTT di Jakarta dan Semarang, KPK Amankan Pejabat Perkeretaapian
Hanya Tangkap 5 Orang,...
Hanya Tangkap 5 Orang, KPK Akui Tak Banyak OTT Sepanjang Semester I 2022
Usai Terjaring OTT KPK,...
Usai Terjaring OTT KPK, Bupati Meranti Segera Diterbangkan ke Jakarta
Berita Terkini
Mendorong Kebijakan...
Mendorong Kebijakan Energi Berkelanjutan Demi Lingkungan dan Kesejahteraan
Polda Metro Jaya Optimistis...
Polda Metro Jaya Optimistis Praperadilan Roy Suryo Ditolak Hakim
OTT di Sumut, KPK Tangkap...
OTT di Sumut, KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin
Bukan Cuma Kinerja Keuangan,...
Bukan Cuma Kinerja Keuangan, Ini Alasan MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026
Bisnis Indonesia Awards...
Bisnis Indonesia Awards Harapkan Pemenang Kategori Bisa Hadapi Tantangan di Tengah Situasi Dinamis
Kemensos Tindak Lanjuti...
Kemensos Tindak Lanjuti Temuan BPK atas 1.747 Pendamping PKH, Rp7,9 Miliar Harus Dikembalikan ke Negara
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved