Nyaleg Lewat PDIP, Kapitra Persilakan Dirinya Dipanggil Cebong

Selasa, 24 Juli 2018 - 16:34 WIB
Nyaleg Lewat PDIP, Kapitra...
Nyaleg Lewat PDIP, Kapitra Persilakan Dirinya Dipanggil Cebong
A A A
JAKARTA - Kapitra Ampera mempersilakan publik menyebut dirinya 'Cebong’ sesaat setelah menyerahkan formulir pendaftaran sebagai calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP), Selasa (24/7/2018).

Bukan tanpa sebab, status sebagai mantan penasihat hukum Habib Rizieq Shihab dan penggiat Presidium Alumni 212 membuat sejumlah pihak mempertanyakan bahkan mencibir keputusan Kapitra tersebut.

“Kalau orang mengambil agama sebagai fatsun dalam memilih silakan. Tapi jangan menuding orang yang lain menjadi kafir, murtad, lalu menjadi cebong. Iya please call me cebong.” ujar Kapitra di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (24/7/2018).

Dia tidak mempermasalahkan mendapat panggilan Cebong. Menurut dia, panggilan itu mempunyai makna tersendiri. "Hari ini saya menjadi cebong. Silakan panggilannya cebong karena cebong dalam persepsi agama saya adalah anak katak yang selalu berzikir demi kebaikan bangsa dan umat manusia," tuturnya.

Sebelumnya Kapitra bertemu secara langsung dengan Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto dan jajaran pengurus PDIP lainnya untuk memastikan status dirinya maju menjadi bakal caleg dari partai tersebut.

Menurut Kapitra, selama ini dirinya memang sibuk menyiapkan dokumen persyaratan sehingga baru merespons tawaran PDIP untuk maju dari PDIP. Kata dia, sejak awal dirinya menyambut tawaran tersebut.

Kapitra mengaku alasan dirinya bergabung dengan PDIP karena merasa realistis. Sebab, selama ini dirinya telah berjuang bersama di luar, namun tak membuahkan hasil maksimal.

"Kenapa saya tidak masuk ke dalam (PDIP) lalu berjuang bersama-sama untuk memperjuangkan umat Islam, ulama, Indonesia," jelasnya.
(kri)
Berita Terkait
Seperti Pemilu 1999...
Seperti Pemilu 1999 dan 2004, PDIP Dukung Masa Kampanye Dipersingkat
Perayaan HUT ke-50 PDIP...
Perayaan HUT ke-50 PDIP Tidak Undang Parpol Lain, Ini Alasannya
Megawati: Menang Pemilu...
Megawati: Menang Pemilu Tidak Ada Artinya jika Tidak Bisa Perbaiki Kehidupan Rakyat
Rekam Jejak Suara PDIP...
Rekam Jejak Suara PDIP dari tahun 1999-2019, Pernah Mengalami Penurunan hingga Berhasil Kokoh di Puncak
Indikator yang Membuat...
Indikator yang Membuat PDIP Pantas Disebut Partai Modern
Megawati Sentil Kader...
Megawati Sentil Kader PDIP Babak Belur di Pemilu 2024
Berita Terkini
Jadi Saksi Dalam Sprindik...
Jadi Saksi Dalam Sprindik Baru, Kejagung Sebut Status Tersangka Febrie Adriansyah dari Polri Tak Gugur
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
Bakamla Gelar Latihan...
Bakamla Gelar Latihan Menembak di Perairan Dekat Pulau Galang
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Kubu Roy Suryo: Saksi...
Kubu Roy Suryo: Saksi Ahli Polda Metro Jaya Tidak Paham UU ITE
Infografis
Bintang Film Dirty Vote...
Bintang Film Dirty Vote Zainal Arifin Diteror Lewat DM Instagram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved