Pertemuan Jokowi dan Ketum Parpol Sepakati Satu Nama Cawapres
Selasa, 24 Juli 2018 - 10:34 WIB
Pertemuan Jokowi dan Ketum Parpol Sepakati Satu Nama Cawapres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu enam ketua umum partai pendukung di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (23/7/2018) malam. Pertemuan itu membahas sejumlah isu, salah satunya terkait koalisi di Pilpres 2019.
Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan, salah satu poin penting dalam pertemuan itu terkait siapa sosok calon cawapres Jokowi. Romi mengatakan, enam ketum parpol sepakat menunjuk satu nama cawapres Jokowi.
"Koalisi menyepakati secara bulat 1 nama cawapres warga terbaik Indonesia untuk mendampingi Jokowi," kata Romi melalui keterangan tertulis, Selasa (24/7/2018).
Adapun kapan penyampaian namanya kepada publik, lanjut Romi, koalisi memberikan kehormatan tertinggi kepada Jokowi untuk mengumumkan pada saatnya.
Tak hanya menyerahkan ihwal pengumuman cawapres, Romi mengatakan, koalisi juga menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi untuk menentukan hari baik pendaftaran capres dan cawapres ke KPU.
"Koalisi juga menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi untuk menentukan hari baik pendaftaran pada hari-hari terakhir pendaftaran Pilpres 4-10 Agustus 2018, menyesuaikan juga dengan kesibukan tugas-tugas negara yang beliau emban," ucap Romy.
Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan, salah satu poin penting dalam pertemuan itu terkait siapa sosok calon cawapres Jokowi. Romi mengatakan, enam ketum parpol sepakat menunjuk satu nama cawapres Jokowi.
"Koalisi menyepakati secara bulat 1 nama cawapres warga terbaik Indonesia untuk mendampingi Jokowi," kata Romi melalui keterangan tertulis, Selasa (24/7/2018).
Adapun kapan penyampaian namanya kepada publik, lanjut Romi, koalisi memberikan kehormatan tertinggi kepada Jokowi untuk mengumumkan pada saatnya.
Tak hanya menyerahkan ihwal pengumuman cawapres, Romi mengatakan, koalisi juga menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi untuk menentukan hari baik pendaftaran capres dan cawapres ke KPU.
"Koalisi juga menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi untuk menentukan hari baik pendaftaran pada hari-hari terakhir pendaftaran Pilpres 4-10 Agustus 2018, menyesuaikan juga dengan kesibukan tugas-tugas negara yang beliau emban," ucap Romy.
(pur)