Ini Kronologis Penangkapan Kalapas dan Dua Napi Korupsi di Sukamiskin

Sabtu, 21 Juli 2018 - 11:16 WIB
Ini Kronologis Penangkapan...
Ini Kronologis Penangkapan Kalapas dan Dua Napi Korupsi di Sukamiskin
A A A
BANDUNG - Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin Wahid Husen Jumat (20/7/2018) sekitar pukul 00.00 WIB. Selain itu, KPK juga menggelandang beberapa napi korupsi dan menggeledah sel di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Kota Bandung. Penangkapan dan penggeledahan itu terkait dugaan suap izin napi keluar Lapas yang diterima Kalapas Sukamiskin.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, kronologis penggeledahan oleh KPK terhadap ruang kalapas dan kamar napi itu berlangsung sekitar pukul 00.00 WIB. Sebelumnya, tim KPK menjemput Kalapas Sukamiskin Wahid Husen di rumah dinasnya.

Tim KPK bersama petugas Polrestabes Badung, Kalapas Sukamiskin Wahid Husen tiba di Lapas Sukamiskin. Kemudian langsung meminta petugas jaga untuk membuka kamar atau sel napi korupsi untuk melakukan penggeledahan.

Kamar napi yang pertama digeledah adalah sel Andri dan Fahmi Darmawangsa.
Penggeledahan berlangsung sekitar 30 menit di kamar Fahmi Darmawangsa (napi kasus korupsi Bakorkamla) dan Andir (napi tipikor tamping Fahmi).
(Baca juga: KPK OTT Kalapas Sukamiskin Terkait Kasus Suap Para Napi )Setelah dilakukan penggeledahan di kamar Andri dan Fahmi, KPK menanyakan posisi kamar Fuad Amin dan Tb Chaeri Wardana untuk dilakukan penggeledan. Tetapi karena Fuad Amin dan Tb Chaeri Wardana sedang sakit dan dirawat di RS luar Lapas, sehingga hanya dilakukan penyegelan terhadap kamar sel koruptor asal Madura dan Banten itu.

Penggeledahan dilanjutkan ke ruang kantor Bagian Perawatan dan ruang Kepala Lapas. Di sini, KPK kembali melakukan penyegelan terhadap filling kabinet yag berada di ruang perawatan dan penyegelan terhadap ruang Kalapas.

Sekitar Pukul 01.30 WIB, petugas KPK, Petugas Polrestabes Bandung, Kalapas Wahid Husen, dan dua napi korupsi Fahmi Darmawangsa dan Andri keluar meninggalkan Lapas.
(Baca juga: Diduga Jual Beli Izin Napi Keluar Lapas, Kalapas Sukamiskin Dicokok KPK )Petugas KPK membawa Kalapas Wahid, Hendro (ajukan Kalapas), Fahmi, dan Andir ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut. Selain itu, KPK juga menyita beberapa berkas di ruang kalapas, ruang perawatan, dan kamar napi Andri dan Fahmi Darmawangsa.

Kepala Divisi Lembaga Pemasyarakatan dan Administrasi (Kadivpasmin) Kanwil Kemenkumham Jabar Alvi Zahrin Kiemas tak bersedia memberi konfirmasi terkait penangkapan Kalapas, dua napi, dan penggeledahan kamar napi di Lapas Sukamiskin.

SINDONews telah menelepon dan mengirimkan pesan singkat meminta konfirmasi tapi tidak dijawab dan dibalas.
(pur)
Berita Terkait
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
OTT Hanya Dua Kali dalam...
OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar
Breaking News: KPK Gelar...
Breaking News: KPK Gelar OTT Jakarta dan Bekasi, Pejabat Negara Ditangkap
OTT di Jakarta dan Semarang,...
OTT di Jakarta dan Semarang, KPK Amankan Pejabat Perkeretaapian
Hanya Tangkap 5 Orang,...
Hanya Tangkap 5 Orang, KPK Akui Tak Banyak OTT Sepanjang Semester I 2022
Usai Terjaring OTT KPK,...
Usai Terjaring OTT KPK, Bupati Meranti Segera Diterbangkan ke Jakarta
Berita Terkini
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Kasus Eks Jampidsus...
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diyakini Terus Berkembang, Eks Penyidik KPK: Ikuti Aliran Uangnya
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved