Jokowi Sebut TGB Masuk dalam Daftar Bakal Cawapres

Senin, 16 Juli 2018 - 13:36 WIB
Jokowi Sebut TGB Masuk...
Jokowi Sebut TGB Masuk dalam Daftar Bakal Cawapres
A A A
JAKARTA - Nama-nama kandidat bakal calon wakil presiden (Cawapres) untuk Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 semakin mengerucut. Terakhir, Jokowi menyebut ada lima nama yang telah dia kantongi.

Nama-nama tersebut berasal dari berbagai kalangan. Ada dari partai politik (Parpol), profesional, pensiunan TNI/Polri, hingga ulama. Dari Kalangan ulama, nama Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) masuk nominasi bakal cawapres Jokowi.

"Masuk-masuk (nama TGB masuk)," kata Jokowi usai memberikan kuliah umum di Gedung Akademi Bela Negara NasDem, Pancoran Timur, Jakarta Selatan, Senin (16/7/2018).

Dalam forum yang digelar Partai NasDem itu Jokowi memang sempat bertemu TGB. Keduanya berbincang sejenak. Apa isi perbincangan itu? Hanya Jokowi dan TGB yang tahu. "Tanya saja ke Tuan Guru Bajang langsung, jangan ke saya," ucap Jokowi.

Sebelumnya, pengamat komunikasi politik, Emrus Sihombing menduga ada dua nama yang memiliki kans besar menjadi pendamping Jokowi pada pemilu mendatang.

Dia menyebut nama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang pernah bertemu Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Saat itu, Jokowi mengenaikan kaus berwarna kuning, sedangkan Airlangga mengenakan kaus putih.

"Jadi ada bertukar simbol di sana, itu menunjukkan suatu chemistry (kecocokan)," kata Emrus saat acara Talkshow Polemik MNC Trijaya FM bertajuk Jokowi Memilih Capres, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu 14 Juli 2018.

Meski demikian, Emrus mengakui Airlangga memiliki kelemahan, yakni faktor elektabilitas. Menurut dia, faktor itu cukup krusial bagi Jokowi.

"Persoalan kedua yang dihadapi apakah partai-partai lain pengusung itu rela untuk melepas Airlangga Hartarto sebagai calon wakil presiden Joko Widodo (yang akan-red) menjadi karpet merah bagi Golkar pada tahun 2024," ucapnya.

(Baca juga: Jokowi Ungkap Sejumlah Tantangan dan Ancaman di Indonesia)

Nama kedua yang muncul, kata Emrus, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Figur Mahfud dinilainya bisa mengatasi berbagai isu-isu yang mengangkat politik identitas.

"Dia adalah tokoh nasional, tokoh santri yang demokratis, moderat dan mempunyai intelektual yang sangat bagus dan pluralisme," tandas Direktur Eksekutif Emrus Corner ini.
(maf)
Berita Terkait
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
TGB Serukan Persaudaraan...
TGB Serukan Persaudaraan Bangsa Tetap Terjaga Jelang Pemilu 2024
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: Mayoritas Pemilih Jokowi di Pilpres 2019 Dukung Ganjar-Mahfud
Ganjar Pranowo Didukung...
Ganjar Pranowo Didukung Banyak Relawan, TGB: Menunjukkan Semangat yang Autentik
TGB Ajak Jaga Martabat...
TGB Ajak Jaga Martabat Antarsesama, Ganti Hate Speech Jadi Love Speech
Berita Terkini
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved