Presiden Jokowi Tinjau Program Padat Karya Tunai di Banyuasin

Sabtu, 14 Juli 2018 - 00:28 WIB
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Program Padat Karya Tunai di Banyuasin
A A A
BANYUASIN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Widodo meninjau langsung program Padat Karya Tunai (PKT) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di Desa Pangkalan Gelebak, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Peninjauan dilakukan setelah Presiden Jokowi mencoba kereta ringan Light Rail Transit (LRT) Palembang, Jumat 13 Juli 2018.

"Ya ini padat karya yang dilaksanakan oleh Kementerian Desa. Saya melihat bagus pemanfaatannya membikin infrastruktur yang kecil, jalan desa," ujar Jokowi.

Proyek yang dibangun adalah pengecoran jalan dengan panjang 300 meter. Anggaran yang digunakan untuk proyek ini sebesar Rp284 juta dan berasal sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan akan dikerjakan dalam waktu 30 hari.

Selain kemanfaatan dari sisi infrastruktur, Jokowi menuturkan, program padat karya tunai juga memberikan manfaat ekonomi untuk masyarakat. "Tadi saya tanya satu per satu, digaji berapa? Rp95 ribu. Artinya padat karya ini juga memberikan manfaat ekonomi untuk income di masyarakat," lanjutnya.

Tidak hanya pengecoran jalan, dalam program padat karya tunai ini juga dikerjakan pembangunan sarana sanitasi berupa 30 jamban untuk 30 Kepala Keluarga (KK) dengan anggaran Rp2 juta per jamban.

"Yang kedua saya lihat juga bagus jambanisasi tadi, membikin jamban-jamban keluarga kurang lebih Rp2 juta per jamban tadi baru dikerjakan di 30 KK, 30 jamban. Ini juga membangun sebuah sanitasi yang baik bagi keluarga, kesehatan lingkungan di kampung," kata mantan Wali Kota Solo ini.

Presiden Jokowi menilai penggunaan dana desa, baik untuk irigasi, untuk jalan desa, untuk sanitasi, hingga posyandu, sudah sangat efektif. Dalam empat tahun terakhir, lanjutnya, pemerintah sudah memberikan Rp187 triliun kepada desa.

"Manfaatnya tentu saja kita ingin perputaran uang di bawah juga semakin banyak," ucapnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana dalam peninjauan program padat karya tunai ini, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjoyo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan Bupati Banyuasin SA Supriono.
(kri)
Berita Terkait
Pertanggungjawaban Dana...
Pertanggungjawaban Dana Operasional Desa Menggunakan Model Lumpsum
Wapres: Masih Ada 23,24%...
Wapres: Masih Ada 23,24% Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal
Beri Dampak Signifikan,...
Beri Dampak Signifikan, Program Tekad Siap Lanjutkan Kontribusi untuk Desa
Respons Pandangan F-PPP,...
Respons Pandangan F-PPP, Sri Mulyani Beberkan Manfaat Dana Desa
Kabupaten Gorontalo...
Kabupaten Gorontalo Maksimalkan Target Zero Desa Tertinggal
TKDD, Transformasi Menuju...
TKDD, Transformasi Menuju 2045
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved