Nasdem Nilai Mahfud MD Dekat dengan Berbagai Pihak

Rabu, 11 Juli 2018 - 16:41 WIB
Nasdem Nilai Mahfud...
Nasdem Nilai Mahfud MD Dekat dengan Berbagai Pihak
A A A
JAKARTA - Partai Nasdem menilai Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD adalah sosok yang dekat dengan berbagai pihak. Maka itu, Partai Nasdem tidak mempersoalkan jika calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Presiden Joko Widodo (Jokowi) nantinya adalah Mahfud MD.

"Beliau itu adalah seorang guru besar tata negara, pernah menjadi Ketua MK, dekat dengan berbagai pihak, dengan kaum modernis, dengan kaum Islam tradisional, menurut saya cukup baik," ujar Anggota Dewan Pakar Partai Nasdem, Taufiqulhadi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Apalagi, kata dia, berdasarkan survei sejumlah lembaga menyebutkan Mahfud MD bisa meningkatkan elektabiltas Presiden Jokowi. "Enggak ada masalah," jelas Anggota Komisi III DPR ini.

Dia pun menyarankan agar cawapres pendamping Presiden Jokowi di Pilpres 2019 mendatang bukan dari kalangan partai politik (Parpol). "Menurut saya lebih baik dari non partai wakilnya, itu lebih baik untuk menjaga soliditas koalisi," jelasnya.

Sehingga, dia menyarankan agar setiap parpol pendukung Jokowi di pilpres mendatang tidak menyodorkan kader masing-masing sebagai cawapres. "Itu lebih baik dan akan membangun sebuah situasi yang mendukung kebersamaan," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G Plate menilai Mahfud MD ideal menjadi cawapres karena merupakan tokoh besar dan negarawan yang sudah dekat dan membantu kinerja pemerintahan Presiden Jokowi.

“Pak Mahfud itu kan seorang tokoh nasional, dikenal dengan baik, pernah menjadi Ketua MK. Seorang mahaguru yang selama ini mengikuti kebijakan Presiden Jokowi. Pak Mahfud baik lah,” ujar Johnny G Plate.

Sementara itu, Mahfud MD tidak ingin banyak mengomentari wacana dirinya maju di Pilpres 2019 mendatang. Dia menyerahkan semuanya pada keputusan Presiden Jokowi dan partai pendukungnya.

"Saya serahkan kepada Presiden Jokowi dan partai politik," ujar Mahfud dikonfirmasi terpisah.
(kri)
Berita Terkait
Demokrat Intens Komunikasikan...
Demokrat Intens Komunikasikan Koalisi dengan Nasdem-PKS di Pilpres 2024
Pilpres 2024, Peluang...
Pilpres 2024, Peluang Koalisi Nasdem, Demokrat, dan PKS Terbuka Lebar
Nasdem-Demokrat-PKS...
Nasdem-Demokrat-PKS Urung Deklarasi di Hari Pahlawan, Ini Dalihnya
Menebak Parpol Pengusung...
Menebak Parpol Pengusung Anies Baswedan di Pilpres 2024
Nasdem Kunjungi Gerindra-PKB,...
Nasdem Kunjungi Gerindra-PKB, Demokrat: Doakan Sekretariat Perubahan Segera Terbentuk
Nasdem Ungkap PKS Sedang...
Nasdem Ungkap PKS Sedang Digoda Koalisi Gerindra-PKB
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved