Nasdem Ungkap PKS Sedang Digoda Koalisi Gerindra-PKB

Senin, 07 November 2022 - 09:31 WIB
loading...
Nasdem Ungkap PKS Sedang...
Politikus Partai Nasdem Willy Aditya mengkui PKS sedang digoda untuk bergabung dengan poros Gerindra-PKB. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya mengungkapkan PKS sedang digoda koalisi Partai Gerindra dan PKB. Tetapi baginya hal itu biasa saja karena koalisi antara Partai Nasdem, PKS dan Partai Demokrat memang belum resmi dideklarasikan.

"Ya kalau saling goda menggoda kan sebelum janur kuning ada kan ya kedipan mata lah, rayuan gombalan tuh wajar saja, sama seperti orang pacaran. Tapi sejauh ini kami sangat pacaran dan kami pacaran di depan orang tua gitu ya," kata Willy kepada wartawan di kawasan Jakarta, dikutip Senin (7/11/2022).

Baca juga: Siapa Cawapres Pendamping Anies? Nasdem Ungkap Kriterianya

Namun, Willy mengaku, pihaknya sejauh ini sangat percaya diri bahwa Nasdem bisa bersama dengan PKS dan Demokrat membangun sebuah koalisi yang setara, sehibgga tidak ada tuan dan tidak ada majikan, juga tidak ada anak buah. Karena perolehan kursi Nasdem, PKS dan Demokrat sama-sama 50-an kursi.

"Karena kami semuanya 50-an kursi, Nasdem 59, Demokrat 54, PKS 52 jadi hampir ini semua sama," urai Willy.

Oleh karena itu, kata Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR ini, dalam proses membangun koalisi yang sangat cair dan setara ini, wajar jika ada godaan dari kanan maupun kiri. Dan hal itu semakin membuat solid koalisi ini.

"Jadi proses itu yang kemudian membangun kami sangat cair, sangat setara dan benar-benar ya godaan kiri dan kanan wajar sajalah kita anggap itu sebagai sebuah faktor yamg justru semakin menyolidkan kita semua di dalam," terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Suhud Alynudin Ditetapkan...
Suhud Alynudin Ditetapkan Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta Gantikan Khoirudin
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Rekomendasi
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Ilmuwan Ungkap Aktivitas...
Ilmuwan Ungkap Aktivitas Otak Manusia Menjelang Kematian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved