Golkar Nilai Penunjukan Iriawan Jadi Pj Gubernur Jabar Tak Langgar Aturan

Senin, 18 Juni 2018 - 13:37 WIB
Golkar Nilai Penunjukan...
Golkar Nilai Penunjukan Iriawan Jadi Pj Gubernur Jabar Tak Langgar Aturan
A A A
JAKARTA - Partai Golkar menilai penunjukan Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Komjen Pol, Mochammad Iriawan sebagai penjabat sementara (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebab, penetapan Pjs Gubernur Jawa Barat (Jabar) itu merupakan domain pemerintah.

"Penetapan itu merupakan domain pemerintah yang seharusnya sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Ketua bidang Media dan Penggalangan Opini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Ace Hasan Syadzily dihubungi wartawan, Senin (18/6/2018).

Maka itu, kata dia, Partai Golkar menghormati keputusan penunjukan Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar itu. "Namun kami mengingatkan agar Pak Irawan ini harus menjaga netralitasnya dalam menjalankan tugas sebagai Gubernur Jawa Barat yang tanggal 27 Juni 2018 ini akan digelar pilkada," katanya.

Dia mengatakan, Partai Golkar akan memantau dan mengawasi kinerja Iriawan untuk menjaga netralitasnya. "Jika tidak netral, tidak hanya kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian yang akan hilang, tapi juga pemerintah juga akan rusak di mata publik," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Iriawan juga pernah menjabat sebagai Kapolda Jabar pada tahun 2013-2015. Sedangkan salah satu kandidat yang bartarung di Pilkada Jabar, ‎Irjen Pol (Purn) Anton Charliyan diusung Partai Demokrasi Indonesia (Perjuangan), partainya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
(kri)
Berita Terkait
Mendagri Belum Bisa...
Mendagri Belum Bisa Tentukan Waktu Penundaan Pilkada Serentak 2020
Kemendagri Segera Serahkan...
Kemendagri Segera Serahkan DP4 Tambahan Pilkada Serentak 2020
Kemendagri Sebut Ada...
Kemendagri Sebut Ada Dua Indikator Sukses Pilkada Serentak 2020
Tunda Pilkada Serentak...
Tunda Pilkada Serentak 2020, Mendagri Belum Bisa Tentukan Waktunya
Kemendagri Optimistis...
Kemendagri Optimistis Pilkada Serentak Digelar Desember 2020
Mendagri Minta Tokoh...
Mendagri Minta Tokoh Agama dan Adat Dukung Pilkada Serentak
Berita Terkini
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved