ITB Bekukan Organisasi Mahasiswa HATI

Kamis, 07 Juni 2018 - 13:31 WIB
ITB Bekukan Organisasi...
ITB Bekukan Organisasi Mahasiswa HATI
A A A
BANDUNG - Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB) membekukan organisasi kemahasiswaan Harmoni Amal dan Titian Ilmu (HATI) karena diduga berafiliasi dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah dibubarkan pemerintah.

Wakil Rektor Bidang Akademi dan Kemahasiswaan ITB Bermawi P Iskandar mengatakan, pembekuan salah satu organisasi mahasiswa itu dilakukan dua pekan lalu. Pembekuan merupakan langkah terakhir setelah sebelumnya ITB memberikan teguran lisan dan peringatan tertulis kepada HATI.

Beberapa kali HATI mengundang tokoh-tokoh HTI dalam diskusi yang mereka gelar. ”Organisasi kemahasiswaan ini sebetulnya sudah dua tahun kami berikan peringatan karena mengundang tokoh-tokoh HTI. Organisasi ini sudah eksis di ITB sejak lima tahun lalu. Dari 15.000 mahasiswa strata satu (S-1) ITB, 59 orang di antaranya anggota HATI.

”Setiap diskusi biasanya dihadiri oleh enam hingga 14 orang. Bahkan mereka juga pernah menggelar diskusi di selasar kampus,” kata Bemawi kepada wartawan di Gedung Rektorat ITB, Kota Bandung, kemarin.

Menurut dia, langkah pembekuan HATI dilakukan lantaran pihaknya khawatir organisasi mahasiswa ini menyebarkan pemahaman buruk kepada mahasiswa lain. Saat ini pihaknya masih terus mencari lebih detail organisasi HATI, aktivitas, dan pelanggarannya.

Tak menutup kemungkinan organisasi ini dibubarkan jika ada indikasi yang dinilai membahayakan ITB sebagai institusi pendidikan. ”Namun, berdasarkan penyelidikan, alhamdulillah tidak ada kegiatan HATI yang bersifat merusak. Aktivitas mereka masih dalam tataran diskusi, pemikiran yang mengundang tokoh HTI. Jadi masih bersifat wacana. Karena itu, kami akan meluruskan mereka,” ungkapnya.

Bermawi menyatakan, mahasiswa umumnya berusia muda. Mereka masih mencari jati diri, belajar satu aliran agama tertentu, melakukan studi sosial, dan lain-lain.

Meski begitu, ITB sudah menekankan kepada mahasiswa sejak awal masuk untuk membuat komitmen, berjanji bahwa mereka berkegiatan untuk menuntut ilmu dan mematuhi aturan di ITB. Ketika aktif berorganisasi, mahasiswa harus berdasarkan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Jika organisasi kemahasiswaan tidak sejalan dengan empat pilar itu, ITB menilai bahwa organisasi tersebut melanggar ketentuan. ”Organisasi mahasiswa yang dinilai tidak sejalan dengan empat pilar kebangsaan itu adalah HATI,” ungkapnya. (Agus Warsudi)
(nfl)
Berita Terkait
Sejumlah Orang Bubarkan...
Sejumlah Orang Bubarkan Pelantikan Pengurus Organisasi Mahasiswa di Hotel Jakarta
KMB Diharapkan Terus...
KMB Diharapkan Terus Berperan Aktif dan Berkarya di Masyarakat
Gelar Rapimnas I di...
Gelar Rapimnas I di Jakarta, KAMMI Tegaskan Soliditas dan Tolak Upaya Perpecahan
GMNI dan HMI, Organisasi...
GMNI dan HMI, Organisasi Ekstra Kampus yang Diikuti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Kamu Gabung Mana?
Agar Tak Ketinggalan...
Agar Tak Ketinggalan Zaman, Pola Perkaderan HMI Harus Selaras Era Disrupsi
Munaskoh ke-25 Tunjuk...
Munaskoh ke-25 Tunjuk Sri Meisista sebagai Nakhoda Baru KOHATI PB HMI
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved