Ingin Kalahkan Jokowi, Koalisi Keumatan Harus Gandeng Demokrat dan PKB

Selasa, 05 Juni 2018 - 15:12 WIB
Ingin Kalahkan Jokowi,...
Ingin Kalahkan Jokowi, Koalisi Keumatan Harus Gandeng Demokrat dan PKB
A A A
JAKARTA - Kolisi keumatan dinilai memiliki kans besar untuk terbentuk. Namun demikian, koalisi yang dimotori Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Bulan Bintang (PBB) ini belum cukup kuat untuk melawan Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

"Kalau koalisi ini dibentuk untuk mengalahkan Pak Jokowi, saya kira tidak cukup. Karena aktor dan ceruk pemilihnya hanya begitu-begitu saja. Pemilih PAN akan begitu-bagitu sja, PKS dan Gerindra apalagi," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno kepada SINDOnews, Selasa (5/6/2018).

Adi mengatakan, bila serius melawan Jokowi di 2019, koalisi keumatan harus merangkul aktor dan kekuatan partai politik lain. Meski sukses menggulung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI Jakarta, dinamika pilpres akan sangat berbeda.

"Apalagi posisi politik saat ini sangat menguntungkan Jokowi. Dinamika dan momentumnya berbeda. Dari dukungan partai politik, Jokowi hampir didukung mayoritas. Jokowi juga petahana, beda dengan 2014 lalu, Jokowi pendatang baru dan tidak didukung kekuatan mayoritas," tutur Adi.

Untuk menambah ceruk pemilih dan kekuatan partai politik, lanjut Adi, koalisi keumatan bisa merangkul Partai Demokrat yang hingga saat ini belum menentukan pilihan. Ada pula Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang masih gamang, serta sejumlah partai politik baru peserta Pemilu 2019 yang hingga saat ini belum menentukan sikap.

"Kalau serius ingin melawan Jokowi di 2019, itu harus dilakukan. Kalau tidak dilakukan, Jokowi hanya akan melawan satu jargon politik yang selalu didaur ulang untuk meraup dukungan," kata Adi.
(kri)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Kejagung Ralat Pernyataan,...
Kejagung Ralat Pernyataan, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di 3 Sprindik Baru
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
Wamenhaj Dorong Semangat...
Wamenhaj Dorong Semangat 'Travel Beyond Profit' di Mukernas III ASPHIRASI
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved