Jokowi Minta Pilkada Jadi Ajang Adu Gagasan dan Ide
Kamis, 31 Mei 2018 - 13:04 WIB
Jokowi Minta Pilkada Jadi Ajang Adu Gagasan dan Ide
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat untuk memilih kepala daerah yang memiliki ide dan gagasan untuk membangun daerahnya pada Pilkada serentak 2018.
Hal itu disampaikan Jokowi saat membagikan sertikat tanah kepada masyarakat di Asraham Haji Bekasi, Jawa Barat, Kamis (31/5/2018).
"Di Jawa Barat ada pemilihan gubernur, di Bekasi ada pemilihan wali kota, saya titip silakan dipilih siapap pun, tapi pilih yang baik, silakan. Karena memang itu kebebasan yang diberikan konstitusi," kata Jokowi.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menepis isu yang menyebut dirinya keturunan PKI dan anak pengusaha Singapura keturunan Tionghoa.
"Ada isu Pak Jokowi anak Tionghoa dari Singapura, namanya A Hong Liong. Bapak saya itu orang Karanganyar. Ibu saya orang desa Boyolali," kata Jokowi.
Jokowi mengaku prihatin bila ada masyarakat yang percaya isu miring tersebut. Ajang kontestasi demokrasi, kata Jokowi, harus dijadikan ajang adu gagasan, bukan ajang debat isu miring.
"Kalau diisukan seperti itu ada yang percaya, sedih kita. Itu adalah proses-proses pesta demokrasi yang tidak mencerdaskan kita. Harusnya pemilihan itu adu program, adu gagasan, adu ide, adu prestasi," ucap Jokowi.
Hal itu disampaikan Jokowi saat membagikan sertikat tanah kepada masyarakat di Asraham Haji Bekasi, Jawa Barat, Kamis (31/5/2018).
"Di Jawa Barat ada pemilihan gubernur, di Bekasi ada pemilihan wali kota, saya titip silakan dipilih siapap pun, tapi pilih yang baik, silakan. Karena memang itu kebebasan yang diberikan konstitusi," kata Jokowi.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menepis isu yang menyebut dirinya keturunan PKI dan anak pengusaha Singapura keturunan Tionghoa.
"Ada isu Pak Jokowi anak Tionghoa dari Singapura, namanya A Hong Liong. Bapak saya itu orang Karanganyar. Ibu saya orang desa Boyolali," kata Jokowi.
Jokowi mengaku prihatin bila ada masyarakat yang percaya isu miring tersebut. Ajang kontestasi demokrasi, kata Jokowi, harus dijadikan ajang adu gagasan, bukan ajang debat isu miring.
"Kalau diisukan seperti itu ada yang percaya, sedih kita. Itu adalah proses-proses pesta demokrasi yang tidak mencerdaskan kita. Harusnya pemilihan itu adu program, adu gagasan, adu ide, adu prestasi," ucap Jokowi.
(maf)