Berkaca 2019, Fahri Hamzah Minta Pemilu Serentak 2024 Zero Accident

Selasa, 07 Desember 2021 - 07:29 WIB
loading...
Berkaca 2019, Fahri...
Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah meminta agar pemerintah, DPR RI, dan lembaga penyelenggara pemilu mencari solusi agar gelaran Pemilu 2024 mendatang zero accident. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah meminta agar pemerintah, DPR RI, dan lembaga penyelenggara pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mencari solusi agar gelaran Pemilu 2024 mendatang tidak menimbulkan korban jiwa (zero accident). Menurutnya, Pemilu 2019 lalu harus dijadikan sebagai pelajaran.

Sebagaimana diketahui, Pemilu 2019 lalu yang merupakan pemilu legislatif (Pileg) dan pemilu presiden (Pilpres) serentak perdana telah menyebabkan 894 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia dan 5.175 lainnya mengalami sakit akibat beban kerja di Pemilu 2019 cukup besar. Baca juga: Prajurit Kopassus Ini Awalnya Ditertawakan saat Ingin Jadi Jenderal, Endingnya Semua Orang Hormat!

“Pemilu 2019 adalah sejarah buruk bagi pesta demokrasi lima tahunan di Tanah Air. Untuk itu, saya minta semua pihak yang terkait dengan gelaran Pemilu, mencari solusi bagaimana Pemilu mendatang zero accident,” ujar Fahri dalam keterangan kepada wartawan dikutip Selasa (7/12/2021).

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini berpandangan perlu adanya mitigasi terhadap potensi jatuhnya korban akibat pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 dengan berkaca pada Pemilu 2019 yang lalu, termasuk apakah kemudian pelaksanaan Pemilu serentak tetap harus dilaksanakan atau tidak. Dia menilai koreksi itu wajib dilakukan untuk Pemilu 2024 mendatang.

“Perlu adanya koreksi. Jangan sampai ada kesan kecenderungan elite yang menyederhanakan Pemilu. Tetapi, di saat yang bersamaan salah juga kalau mitigasi terhadap para korban kemarin itu, para petugas Pemilu tidak ditelusuri,” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fahri Hamzah Minta Elite...
Fahri Hamzah Minta Elite Nasional Jangan Terus Kembangkan Narasi Perpecahan
Fahri Hamzah Kritik...
Fahri Hamzah Kritik Saiful Mujani: Dunia Lagi Memerlukan Kita untuk Kompak Bersatu
Seskab Ingatkan Pengawasan...
Seskab Ingatkan Pengawasan Titik Rawan saat Nataru, Targetkan Zero Accident
Mahfud Anggap Perjuangan...
Mahfud Anggap Perjuangan Sekber GKSR Turunkan Parliamentary Threshold Jadi 1 Persen Masih Terbuka
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
JICT Raih Penghargaan...
JICT Raih Penghargaan Zero Fatality 2025: Keselamatan Fondasi Produktivitas
Dirut Transjakarta soal...
Dirut Transjakarta soal Desakan Zero Accident: Kecelakaan Tak Bisa Dihindari
Program 3 Juta Rumah...
Program 3 Juta Rumah Gagal Terwujud Tahun Ini, Fahri Hamzah Minta Maaf
Rekomendasi
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Berita Terkini
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Balada Silmy Karim,...
Balada Silmy Karim, dari Pindad, Krakatau Steel, Dirjen Imigrasi, Wamen Imipas, dan Pakai Rompi KPK
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved