Pengamat Pertahanan: Koopssusgab Didirikan karena Ada Situasi Mendesak

Sabtu, 19 Mei 2018 - 12:25 WIB
Pengamat Pertahanan:...
Pengamat Pertahanan: Koopssusgab Didirikan karena Ada Situasi Mendesak
A A A
JAKARTA - Rencana pemerintah mengaktifkan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI untuk menangkal aksi terorisme menuai pro dan kontra di masyarakat. Kalangan yang pro menganggap mengaktifkan Koopssusgab langkah tepat mengingat aksi teror oleh terorisme belakangan ini semakin menggila.

Pengamat Pertahanan Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati menilai, di Indonesia penanggulangan terorisme masuk ranah pidana yakni kewenangan yang dimiliki oleh kepolisian. Namun, dalam hal operasi pemberantasan terorisme, TNI bisa dilibatkan sebagaimana diatur dalam UU TNI yakni operasi militer selain perang (OMSP) seperti penanganan aksi terorisme.

"Kalau sudah masuk bom dan senjata pemusnah massal itu maka harus TNI. Apalagi kalau memang mengancam objek vitalitas," ungkap perempuan yang akrab disapa Nuning itu dalam diskusi bertajuk 'Koopssusgab, RUU Antiterorisme, Deradikalisasi' di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta, Sabtu (19/5/2018).

Nuning menilai, mendirikan Koopssusgab yang harus dipahami oleh semua pihak adalah suatu pasukan yang bersifat temporary. Karenanya, perlu ada payung hukum seperti Peraturan Presiden.

Menurut dia, payung hukum ini dianggap penting agar tak terjadi overlaping antara Polisi dan TNI. "Kepentingan kita arahnya menjaga NKRI agar tetap utuh," ujarnya.

Mantan anggota Komisi I DPR ini menganggap, problem yang terjadi saat ini adalah ego sektoral yang masih ada. Sehingga, tugas bersama tersebut dianggap mempengaruhi para petugas yang diterjunkan ke lapangan.

"Koopssusgab didirikan karena ada situasi mendesak itu, kan sifatnya juga temporary, harus ada UU yang memayunginya," kata Nuning. (Baca juga: Koopssusgab TNI Bisa 'Dihidupkan' Tanpa Tunggu Revisi UU Terorisme ).
(zik)
Berita Terkait
BREAKING NEWS, Densus...
BREAKING NEWS, Densus 88 Antiteror Tangkap Teroris di Bekasi
Terkait ISIS, Ini Identitas...
Terkait ISIS, Ini Identitas Lengkap Terduga Teroris di Bekasi
BNPT dan LPSK Bahas...
BNPT dan LPSK Bahas PP Perlindungan Korban Terorisme
Pria Australia Didakwa...
Pria Australia Didakwa UU Terorisme karena Serukan Pembunuhan Muslim
Seorang WNI Jadi Orang...
Seorang WNI Jadi Orang Pertama yang Diadili di Bawah UU Terorisme Baru Filipina
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Berita Terkini
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Beda Jagoan Final Piala...
Beda Jagoan Final Piala Dunia dengan Gus Muhaimin, Bang Jamil: Persaudaraan Tetap Nomor Satu
Cita-cita Prabowo 14...
Cita-cita Prabowo 14 Tahun Lalu: Ingin Rakyat Indonesia Punya Taraf Hidup Tak Kalah dari Singapura
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan...
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan Don Ritto-Febrie Adriansyah: Satu Kampung
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved