Digeledah KPK, Keberadaan Bupati dan Wabup Mojokerto Tak Diketahui

Selasa, 24 April 2018 - 15:37 WIB
Digeledah KPK, Keberadaan...
Digeledah KPK, Keberadaan Bupati dan Wabup Mojokerto Tak Diketahui
A A A
MOJOKERTO - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kerja Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP), Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Mojokerto Herry Suwito, Selasa (24/4/2018). Saat penggeledahan berlangsung, keberadaan bupati dan wakilnya tak diketahui.

Penggeledahan terus dilakukan penyidik KPK di tiga kantor pejabat tinggi Pemkab Mojokerto itu. Hampir tiga jam penggeledahan hingga pukul 13.40 WIB, penyidik KPK belum juga keluar dari ruang yang digeledah.

Sejumlah PNS juga terjebak dalam gedung dua lantai tersebut. Beberapa menit penggeledahan dilakukan, Sekda Pemkab Mojokerto Herry Suwito tampak keluar ruangan menuju rumah dinas bupati.

Sementara, bupati dan wakilnya tak tampak di kantornya. Selama ini, bupati memang jarang menempati ruang kerjanya. Dalam keseharian, bupati menerima tamu di rumah dinasnya yang juga berada dalam satu kompleks kantor bupati. Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi dalam keseharian ngantor di kantor resminya yang saat ini digeledah KPK.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Mojokerto Alfiyah Ernawati mengaku, ia tak mengetahui keberadaan bupati. Namun ia memastikan, hari ini tak ada agenda kegiatan yang melibatkan bupati.

"Saya tidak tahu apakah bupati ada di kantor. Kalau kemarin, beliau masih memimpin rapat staf. Saya sendiri sedang berada di luar kantor untuk persiapan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto," terang Erna.

Soal keberadaan Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Erna juga mengaku tak mengetahuinya. Menurutnya, ia masih belum mengonfirmasi ajudan bersangkutan terkait masalah ini.

"Terkait kasus apa kedatangan KPK ini, saya juga tidak tahu. Untuk posisi wabup, nanti akan kami konfirmasi dulu," jelasnya.

Sementara informasi yang didapat, Wabup Pungkasiadi sedang dinas luar di Mataram, NTB sejak kemarin. Namun keberadaan bupati, PNS tak mengetahuinya.

"Sejak tadi malam kayaknya tidak ada. Kami tidak tahu ke mana pastinya. Bisa jadi sedang keluar," ujar salah satu petugas jaga Satpol PP yang meminta namanya tak disebut.
(kri)
Berita Terkait
Obesitas Regulasi Pemberantasan...
Obesitas Regulasi Pemberantasan Korupsi di Indonesia
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Pilkada: Vaksin ataukah...
Pilkada: Vaksin ataukah Virus Pandemi Korupsi?
Korupsi Masjid Raya...
Korupsi Masjid Raya Sriwijaya Jakabaring, Mantan Pj Wali Kota Palembang Bayar Denda Rp200 Juta
Korupsi Kepala Daerah,...
Korupsi Kepala Daerah, Sri Mulyani Gerah
Ketua KPK Prihatin Banyak...
Ketua KPK Prihatin Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi
Berita Terkini
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei pada 9 Juli
Cak Imin Bangga, Luluk...
Cak Imin Bangga, Luluk Nur Hamidah Resmi Sandang Gelar Doktor Sosiologi UI
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Banggar Ungkap Anggaran...
Banggar Ungkap Anggaran MBG Turun pada RAPBN 2027, Jadi Rp174 Triliun
Prabowo dan PM Wong...
Prabowo dan PM Wong Sepakati 26 Kerja Sama, Pertahanan hingga Keselamatan Nuklir
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved