Prabowo Disebut-sebut Galau Hadapi Proposal 9 Cawapres PKS
Selasa, 17 April 2018 - 10:35 WIB
Prabowo Disebut-sebut Galau Hadapi Proposal 9 Cawapres PKS
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto dinilai tengah menghadapi dilema lantaran harus menerima proposal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyodorkan sembilan nama calon wakil presiden (Cawapres).
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia mengatakan, dilema yang dialami Prabowo terjadi lantaran di antara sembilan nama cawapres PKS tersebut tidak memiliki elektabilitas signifikan, sehingga mampu mendongkrak elektabilitas sang calon presiden (Capres).
"Hasil surveinya bahkan nama-nama itu tidak muncul. Tapi di satu sisi, PKS ini menjadi sesuatu yang sangat dilematis bagi Prabowo, karena pencapresannya sangat tergantung PKS," kata Adi kepada SINDOnews, Selasa (17/4/2018).
Selain tak miliki elektabilitas tinggi, sembilan cawapres yang disodorkan PKS juga dinilai hanya memiliki logistik yang terbatas. Persoalan logistik yang terbatas ini dinilai Adi menjadi dilema tersendiri baik bagi PKS maupun Prabowo.
"Ini juga akan menjadi dilema bagi PKS dan Prabowo. Sekalipun berhasil maju di Pilpres, tapi siapa yang akan mengongkosi kontestasi yang begitu mahal ini," ucap Adi.
"Yang paling realistis, PKS dan Prabowo mencari kandidat wakil lain yang bisa bersaing melawan Jokowi," imbuh Adi.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia mengatakan, dilema yang dialami Prabowo terjadi lantaran di antara sembilan nama cawapres PKS tersebut tidak memiliki elektabilitas signifikan, sehingga mampu mendongkrak elektabilitas sang calon presiden (Capres).
"Hasil surveinya bahkan nama-nama itu tidak muncul. Tapi di satu sisi, PKS ini menjadi sesuatu yang sangat dilematis bagi Prabowo, karena pencapresannya sangat tergantung PKS," kata Adi kepada SINDOnews, Selasa (17/4/2018).
Selain tak miliki elektabilitas tinggi, sembilan cawapres yang disodorkan PKS juga dinilai hanya memiliki logistik yang terbatas. Persoalan logistik yang terbatas ini dinilai Adi menjadi dilema tersendiri baik bagi PKS maupun Prabowo.
"Ini juga akan menjadi dilema bagi PKS dan Prabowo. Sekalipun berhasil maju di Pilpres, tapi siapa yang akan mengongkosi kontestasi yang begitu mahal ini," ucap Adi.
"Yang paling realistis, PKS dan Prabowo mencari kandidat wakil lain yang bisa bersaing melawan Jokowi," imbuh Adi.
(maf)