Usulan HT Dinilai Tepat, Minta Pemerintah Bangun Proyek Non Komersial

Kamis, 05 April 2018 - 20:07 WIB
Usulan HT Dinilai Tepat,...
Usulan HT Dinilai Tepat, Minta Pemerintah Bangun Proyek Non Komersial
A A A
JAKARTA - Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing mengatakan bahwa pernyataan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) terkait pemerintah untuk fokus pada proyek yang bersifat non komersial dan menjual proyek komersial ke swasta dinilai tepat.

Emrus menyatakan, pemahaman dan langkah yang diambil HT, merupakan hal yang rasional dalam upaya membangun negara ini dalam hal keseimbangan pembangunan dan proyek yang bersifat non komersial maupun komersial.

“Dalam konteks bisnis itu rasional, artinya infrastruktur itu tugas pemerintah untuk kepentingan publik seperti jalan tol yang dikelola swasta, namun relasi antara pemerintah dan swasta harus terus berjalan dengan baik. Artinya mereka masing-masing punya tugas membangun negara dan itu bagus sekali,” ujar Ermus saat dikonfirmasi, Kamis (5/4/2018).

Untuk itu, Emrus menuturkan apabila pemerintah dan swasta saling bekerja sama maka pembangunan dalam berbagai bidang akan mudah terwujud. Kombinasi antara pemerintah dan swasta dalam program pembangunan merupakan sinyal positif yang harus dipertahankan.

“Dalam rangka pembangunan infrastruktur, hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana pengusaha di Indonesia bisa naik kelas. Dari yang tadinya hanya sebagai kontraktor bisa menjadi investor sehingga kekuatan saling membangun terus berjalan,” Urainya.

Emrus menambahkan, pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pemerintahan Jokowi sangat potensial dan banyak diminati oleh investor luar negeri. Namun, jangan sampai Investor dalam negara ini tidak bisa memanfaatkan peluang di bidang infrastruktur itu.

“Proyek infrastruktur yang dilakukan antara pemerintah dan swasta harus sesuai dengan target. Sinergitas antara kedua belah pihak harus beriringan di mana swasta yang mengerjakan, pemerintah yang mengawasi,” tutup Ermus.

Sebelumnya, HT mengatakan pembangunan infrastruktur oleh pemerintah diharapkan fokus pada proyek yang bersifat non komersial. Sementara yang komersial bisa dijual ke swasta.

“Pemerintah diharapkan fokus bangun infrastruktur non komersial, yang komersial jual ke swasta ringankan beban APBN,” kata Ketua Umum Partai Perindo seperti tertulis di akun twitternya @Hary_Tanoe, Rabu (4/4). Swasta yang dimaksud termasuk BUMN, dalam negeri atau pun asing.

Seperti diketahui saat ini pembangunan infrastruktur masih menggunakan APBN dengan menyuntikkan penyertaan modal negara (PMN) kepada BUMN, kemudian BUMN membangun infrastruktur komersial.

Hary menilai pembangunan infrastruktur saat ini sangat baik, namun di sisi lain harus diimbangi dengan pembangunan dan peningkatan produktivitas masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah

Penghematan APBN tersebut, lanjutnya bisa digunakan untuk hal-hal yang produktif yang membangun produktivitas masyarakat, khususnya masyarakat kelas menengah bawah.
(pur)
Berita Terkait
Presiden Jokowi: Parpol...
Presiden Jokowi: Parpol Harus Hati-hati Pilih Capres dan Cawapres
Perindo Anggap Reshuffle...
Perindo Anggap Reshuffle Kabinet Presiden Jokowi Logis
Kunker ke Maybrat, Legislator...
Kunker ke Maybrat, Legislator Perindo Willem Assem Berharap Pembangunan Jalan hingga Bandara Segera Rampung
11 Langkah Kunci Perindo:...
11 Langkah Kunci Perindo: Siap Jadi Motor Penggerak Kabinet Prabowo
Di Tengah Wacana Reshuffle,...
Di Tengah Wacana Reshuffle, PPP Berharap Kursi Menteri Bertambah
Fokus Tangani Erupsi...
Fokus Tangani Erupsi Semeru, PPP Yakin Reshuffle Rabu Pon Tak Terjadi
Berita Terkini
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Infografis
Pemerintah Bangun Pusat...
Pemerintah Bangun Pusat Roket di Pulau Morotai atau Biak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved