Sesalkan Pernyataan Wiranto, KIPP Ingatkan KPK Tak Mainkan Opini Publik

Selasa, 13 Maret 2018 - 16:42 WIB
Sesalkan Pernyataan...
Sesalkan Pernyataan Wiranto, KIPP Ingatkan KPK Tak Mainkan Opini Publik
A A A
JAKARTA - Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia ikut berkomentar terkait pernyataan Menko Polhukam, Wiranto yang meminta penundaan proses hukum terhadap beberapa calon kepala daerah yang diduga terlibat kasus korupsi yang ditangani KPK.

Menurut Sekjen KIPP, Kaka Suminta, pernyataan Wiranto itu keluar setelah mantan Ketua Umum Partai Hanura itu memimpin rapat koordinasi yang diikuti oleh lembaga penyelenggara Pemilu seperti KPU dan Bawaslu.

"Pernyataan Wiranto tersebut disampaikan tak lama setelah KPK menyampaikan informasi soal akan adanya tersangka dari daerah yang melaksanakan Pilkada serentak 2018," ujar Kaka dalam keterangan persnya, Selasa (13/3/2018).

Menurut Kaka, Wiranto tidak tepat menyampaikan hal tersebut dalam kapasitasnya sebagai penyelenggara Negara yang harus mengedepankan penghormatan terhadap proses hukum, khusunya dalam kasus korupsi, termasuk kepada para kelapa daerah dan, calon kepala daerah di wilayah yang sedang melaksanakan Pilkada serentak 2018.

Menurutnya, penegakkan hukum, khususnya dalam kasus korupsi harus menjadi bagian dari pembangunan bangsa dan pembangunan demokrasi secara menyeluruh. Sebab, dari sisi legal penanganan kasus hukum korupsi di daerah yang melaksanakan Pilkada memiliki mekanisme sebagaimana yang sudah berjalan pada beberapa daerah dengan kandidat yang terkena OTT KPK beberapa waktu lalu.

Karenanya, KPK diminta tetap melakukan pencegahan dan penindakan terhadap kasus korupsi dan bekerja sesuai dengan tupoksi dan koridor hukum yang berlaku, dan tidak memainkan opini publik.

"Sehingga, penanganan kasus korupsi di daeah yang melaksankana Pilkada adalah hal biasa yang tidak perlu dibedakan penanganannya dengan daerah lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tandasnya.
(pur)
Berita Terkait
Waspada Aksi Kejahatan...
Waspada Aksi Kejahatan Mencatut Nama KPK saat Pilkada Serentak dan Pandemi COVID-19
KPK Endus Potensi Korupsi...
KPK Endus Potensi Korupsi Dalam Pilkada Serentak 2020
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Cegah Korupsi Calon...
Cegah Korupsi Calon Kepala Daerah, KPK Bakal Kawal Pilkada 2020
Jadikan Hakordia dan...
Jadikan Hakordia dan Pilkada Serentak 2020, Momentum untuk Membangun Kesadaran Seluruh Elemen Bangsa dalam Budaya Antikorupsi
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved