Kata Maruarar Soal Kriteria Cawapres yang Akan Dampingi Jokowi

Senin, 19 Februari 2018 - 11:04 WIB
Kata Maruarar Soal Kriteria...
Kata Maruarar Soal Kriteria Cawapres yang Akan Dampingi Jokowi
A A A
JAKARTA - Survei Poltracking Indonesia menunjukkan kemungkinan besar hanya dua kandidat pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.Kedua figur yang berpeluang besar ialah Joko Widodo dan rivalnya saat Pilpres 2014, Prabowo Subianto.

Trend dan gap elektabilitas kedua figur ini juga tidak terlalu berbeda dengan survei Poltracking sebelumnya (November 2017), yaitu berjarak antara 20%-25% dengan elektabilitas Prabowo berkisar di angka 20%-33% dan elektabilitas Jokowi berkisar di angka 45%-57%.

Hasil survei tersebut juga menunjukkan hanya dua partai yang mengalami kenaikan elektabilitas, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra yang keduanya terkatrol oleh figur Jokowi dan Prabowo.

Menyikapi hal tersebut, politikus PDIP yang juga Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait yang hadir dalan launching survei, Minggu 18 Februari 2018, mengungkapkan ada dua faktor yang memacu hal tersebut.

Pertama, kata dia, faktor Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyolidkan dari sisi internal partai dan juga faktor Jokowi yang punya efek elektoral dari sisi eksternal.

“Ibu Megawati yang membuat partai ini solid sehingga bisa mempertahankan suara internal. Sementara dari sisi elektabilitas Pak Jokowi yang terus naik, hal itu tentunya tidak lepas dari kerja nyata dan kerja keras yang dlakukan dalam kepemimpinannya sebagai Presiden,” kata Maruarar

Seperti diketahui, survei Poltracking menunjukkan ada enam figur yang mempunyai elektabilitas di atas 5% dengan gap yang cukup signifikan dibanding nama-nama lain, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Muhaimin Iskandar dan Khofifah Indar Parawansa.

Misalnya, dalam pertanyaan 10 figur kandidat cawapres yang beredar di publik, elektabilitas AHY 12,4%, kemudian Anies Baswedan 12,1%, Gatot Nurmantyo 11,4%, Ridwan Kamil 10,4%, Muhaimin Iskandar 7%, dan Khofifah 5,5%.

Maruarar Sirait mengungkapkan, dalam menentukan siapa cawapres yang akan mendampingi Jokowi di Pilpres 2019 nanti pilihannya ada tiga, yaitu pertimbangan elektabilitas, kualitas, atau menggabungkan antara elektabilitas dan kualitas.

Dia mengatakan, jika elektabilitas Pak Jokowi dianggap sudah cukup tinggi, maka pertimbangan utamanya adalah kualitas hubungan.

Namun, kata dia, jika kalau masih membutuhkan tambahan elektabilitas maka yang dipilih tentu yang bisa menambah suara. "Atau bisa jadi nanti Pak Jokowi akan mempertimbangkan dua faktor itu,” katanya.

Terkait dengan poros koalisi di Pilpres 2019 nanti, Maruarar justru meyakini hanya akan terjadi dua poros saja dalam kompetisi. Menurut dia, satu poros di antara tiga poros yang disebutkan tadi akan bergabung bersama salah satu poros.
(dam)
Berita Terkait
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
Aturan Keluarga Satu...
Aturan Keluarga Satu Partai Dinilai Beri Dampak Positif bagi PDIP
PDIP Akan Ekspose Prestasi...
PDIP Akan Ekspose Prestasi Kepemimpinan 3 Pilar Partai ke Publik
Romo Benny Sebut PDIP...
Romo Benny Sebut PDIP Partai Modern yang Kekuatannya pada Struktur Organisasi
PDIP Gelar Banteng Ride...
PDIP Gelar Banteng Ride and Night Run, 500 Orang Daftar
PDIP Akan Serap Aspirasi...
PDIP Akan Serap Aspirasi Rakyat Sebelum Bertemu Parpol Lain
Berita Terkini
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved