Markas Pasukan Garuda Didemo Sekelompok Massa Antiperdamaian

Senin, 29 Januari 2018 - 09:49 WIB
Markas Pasukan Garuda...
Markas Pasukan Garuda Didemo Sekelompok Massa Antiperdamaian
A A A
LEBANON - Markas Pasukan Garuda Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) atau Indonesian Battalion (Indobatt) yang berlokasi di UN Posn 7-1 Adchit Alqusyar Lebanon Selatan, sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat didemo oleh sekelompok massa yang tergabung dalam ‘Aliansi Masyarakat Antiperdamaian di Lebanon Selatan’, Minggu (28/1/2018).

Dalam orasinya, para pendemo menuntut agar Pasukan Garuda Satgas Indobatt harus segera angkat kaki dari bumi Lebanon Selatan. Menurut mereka (para pendemo), tanpa kehadiran United Nations (UN) dalam hal ini Pasukan Garuda Indobatt, negara Lebanon aman-aman saja.
Di samping itu, mereka juga menggelar spanduk yang bertuliskan “Negara kami selama ini baik-baik saja, kenapa pihak UN menempatkan tentara asing begitu banyak disini, kami tidak menghendaki kalian-kalian menguasai negara kami.”

Sementara itu, melihat aksi demo yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Anti Perdamaian di Lebanon Selatan, penduduk setempat turut serta membantu para pendemo untuk memaksa masuk menerobos penjagaan yang dijaga ketat oleh Pasukan Garuda Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil.

Melihat situasi yang demikian, anggota jaga Serka Edi Susanto melaporkan kejadian tersebut kepada Perwira Jaga, dalam hal ini Kapten Inf Aceng Wahyudin dan laporan ini diteruskan ke Kapten Inf FX Renoten selaku Kasiops Indobatt. Selanjutnya, Kasiops segera melaporkan kejadian tersebut kepada Dansatgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil Letkol Inf Arfan Johan Wihananto. Setelah mendapat petunjuk dari Dansatgas, Kasiops segera melakukan langkah-langkah untuk mengatasi aksi para pendemo.

Selanjutnya, Kasiops Kapten Inf FX Renoten memerintahkan Lettu Inf Muhammad Dody selaku Komandan Pleton CRC (Crowded Riot Control) dari Kompi Delta berikut perlengkapannya untuk bergerak dan mengatasi kejadian unjuk rasa tersebut, dengan di backup Pleton BMR (Battalion Mobile Reserve) dan Tim Kesehatan.

Unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Anti Perdamaian dan penduduk di Lebanon Selatan, awalnya digelar secara damai namun situasinya makin memanas dan menjadi anarkis. Para pendemo memprovokasi dan melempari personel Indobatt dengan batu-batuan dan benda-benda keras lainnya, yang mengakibatkan satu orang demonstran dan dua personel Indobatt mengalami luka-luka.

Setelah melakukan negosiasi dan argumentasi yang sangat alot dengan diberikan pengertian kepada para pendemo terkait keberadaan dan tugas Pasukan Garuda sebagai peacekeepers misi perdamaian PBB di Lebanon, akhirnya pimpinan maupun para pendemo mengerti serta mengakhiri aksinya, dan situasi dapat dikendalikan dengan baik.

Kejadian diatas merupakan Skenario Latihan CRC Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil yang dirancang oleh Kasiops Satgas Kapten Inf FX Renoten, dalam rangka melatih kemampuan personel Indobatt khususnya dalam hal taktik dan teknis serta prosedur tetap yang harus dilaksanakan apabila menangani terjadinya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh penduduk lokal di sekitar Markas Indobatt.
(kri)
Berita Terkait
Operasi Woyla, Kopassus...
Operasi Woyla, Kopassus Hanya Butuh Waktu 2 Menit 49 Detik Bebaskan Sandera
Latgab, Pasukan TNI...
Latgab, Pasukan TNI dan Militer AS Dalami Teknik Ambush atau Penyergapan
Indonesia vs Laos: Thim...
Indonesia vs Laos: Thim Xad Janjikan Persulit Pasukan Garuda
850 Prajurit TNI Ditugaskan...
850 Prajurit TNI Ditugaskan sebagai Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah
Super Garuda Shield...
Super Garuda Shield Momentum Asah Fisik dan Skill Bahasa Prajurit TNI
Perkuat Pasukan TNI...
Perkuat Pasukan TNI dan Polri, 400 Pasukan Yonif 315/Garuda Dikerahkan ke Papua
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved