Penghapusan Verifikasi Faktual Parpol Dianggap Lelucon Politik

Rabu, 17 Januari 2018 - 15:48 WIB
Penghapusan Verifikasi...
Penghapusan Verifikasi Faktual Parpol Dianggap Lelucon Politik
A A A
JAKARTA - Kesepakatan pemerintah dan DPR menghapus mekanisme verifikasi faktual partai politik calon peserta Pemilu 2019 dinilai sebagai sesuatu yang mengada-ada.

"Menurut saya, ini lelucon politik," kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago kepada SINDOnews, Rabu (17/1/2018). (Baca juga: DPR-Pemerintah Sepakat Hapus Istilah Verifikasi Faktual Parpol )

Pangi menilai verifikasi faktual parpol untuk menjadi peserta pemilu merupakan hal penting, salah satunya menjaga kualitas demokrasi.

Dia juga tidak sependapat jika verifikasi dilakukan melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) tanpa melakukan verifikasi faktual.

Menurut Pangi, parpol harus tunduk pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan gugatan terkait uji materi aturan verifikasi parpol dalam Undang-Undang Pemilu. MK, kata dia, mewajibkan parpol melakukan verifikasi.

"Parpol harus tunduk pada putusan MK yang sudah mengikat. Saya melihat parpol sudah mengangkangi MK," kata Pangi.

Dia berharap verifikasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersifat sensus, bukan dengan sampel. "Kalau sensus didatangi betul satu per satu kantor partai, didata langsung oleh petugas sensus. Kalau sampel, kan kita tahu, hanya random saja, enggak semua," ujarnya.

Sementara itu, KPU menegaskan tetap akan menjalankan tahapan verifikasi sesuai dengan apa yang diputuskan oleh MK. "Prinsipnya KPU harus melaksanakan putusan MK, dalam putusan mengatur atau mencabut ketentuan bahwa verifikasi tidak diberlakukan hanya pada peserta pemilu 2019," kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi, di Jakarta, Rabu (17/1/2017). (Baca juga: KPU Tetap Jalankan Putusan MK Soal Verifikasi Parpol )
(dam)
Berita Terkait
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Belajar dari 2019, Faktor...
Belajar dari 2019, Faktor Fundamental UU Pemilu Perlu Direvisi
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Berkaca 2019, Fahri...
Berkaca 2019, Fahri Hamzah Minta Pemilu Serentak 2024 Zero Accident
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved