Soal Verifikasi Parpol, DPR dan Pemerintah Dinilai Abaikan MK

Rabu, 17 Januari 2018 - 15:04 WIB
Soal Verifikasi Parpol,...
Soal Verifikasi Parpol, DPR dan Pemerintah Dinilai Abaikan MK
A A A
JAKARTA - Komisi II DPR dan pemerintah bersepakat menghapus ketentuan verifikasi faktual partai politik calon peserta Pemilu 2019.

Kesepakatan ini muncul dalam rapat konsultasi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 16 Januari 2018. (Baca juga: DPR-Pemerintah Sepakat Hapus Istilah Verifikasi Faktual Parpol )

Direktur Politik dan Hukum Wain Advisory Indonesia, Sulthan Muhammad Yus menilai, kesepakatan itu mencerminkan ketidakpatuhan terhadap konstitusi dan nilai-nilai demokrasi.

Kesepakatan itu dikatakannya cenderung mengabaikan putusan Mahkamah Kontitusi (MK) yang memerintahkan agar verifikasi faktual harus dijalani semua partai politik untuk menjadi peserta pemilu.

"Dari rapat konsultasi antra DPR, pemerintah, KPU dan Bawaslu ada upaya untuk mengenyampingkan perintah MK," kata Sulthan kepada SINDOnews, Rabu (17/1/2018).

Sulthan menegaskan, putusan MK terkait verifikasi parpol sudah sangat jelas disebutkan bersifat final dan mengikat. Dengan demikian, kata dia, tidak ada upaya hukum lanjutan.

Menurut dia, semua intitusi negara harus patuh dan tunduk terhadap putusan tersebut. Lagi pula, lanjut dia, putusan MK bertujuan untuk menegakkan prinsip keadilan dan menguatkan demokrasi.
(dam)
Berita Terkait
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Belajar dari 2019, Faktor...
Belajar dari 2019, Faktor Fundamental UU Pemilu Perlu Direvisi
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Berkaca 2019, Fahri...
Berkaca 2019, Fahri Hamzah Minta Pemilu Serentak 2024 Zero Accident
Berita Terkini
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Tanggapi Aksi Mahasiswa,...
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Eksponen 98 Nilai Pemerintah Sedang Jalankan Amanat Reformasi
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved