Maruarar: Kader TMP Dididik Jadi Petarung Sejati, Bukan Penjilat
Senin, 15 Januari 2018 - 12:37 WIB
Maruarar: Kader TMP Dididik Jadi Petarung Sejati, Bukan Penjilat
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait menegaskan kader-kader TMP didik untuk menjadi petarung sejati, bukan menjadi penjilat.
Dia pun yakin kader yang tidak kuat dengan sistem pengkaderan di TMP akan keluar dengan sendirinya. Sistem pengkaderan di TMP berupaya melahirkan pemimpin masa depan yang berkualitas dan berintegritas.
“Kita selalu mendidik para kader dengan mengedepankan kualitas dan kinerja. Kita tidak menginginkan kader yang suka bicara manis tapi minim kinerja,” tutur Marurar saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ke- 45 dan HUT TMP ke-10 di Kantor DPP TMP di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 14 Januari 2018 malam.
Selain Maruarar, perayaan HUT TMP tersebut juga dihadiri Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristianto dan calon gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat, serta ratusan kader TMP dari berbagai daerah antara lain Subang, Majalengka, Bekasi, Bogor, Banten dan DKI Jakarta.
Dia mengatakan, TMP selalu berupaya mencetak kader-kader militan yang siap memperjuangkan ideologi partai dan menjadi garda terdepan dalam menjalankan tugas partai.
Dia mengatakan, itu dibuktikan saat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta kader TMP malakukan kerja politik yang nyata untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot.
Pada Pilgub Sumatera Utara, kata dia, kader TMP berkomitmen memenangkan pasang Djarot-Sihar. Maruarar menegakan bagi TMP, memenangkan pasangan Djarot-Sihar merupakan sebuah kebanggaan.
Menurut dia, hal itu adalah perjuangan atas kehendak rakyat yang menginginkan perubahan di Sumut. TMP akan hadir terdepan memperjuangkan itu.
“TMP akan hadir pada saat petarungan, kita tidak bangga hadir saat kemenangan. TMP adalah petarung. Kita akan hadir siapa yang masih belum jelas siapa yang menang atau kalah,” katanya.
Sementara itu Ketua DPC TMP Kabupaten Bogor, Egi Gunadhi mengatakan, TMP merupakan organisasi sayap partai dari PDI Perjuangan yang senantiasa mengajarkan seluruh kader untuk menjadi kader militan yang siap bertarung kapan saja dalam menjalankan ideologi partai.
Oleh karena itu, kata dia, TMP senantiasa mendidik dan membimbing para kadernya untuk mengedepankan prestasi dan kinerja.
Sesuai arahan dari Ketua Umum DPP TMP Maruarar Sirait, kata dia, sistem meritokrasi adalah prinsip yang senantiasa dijalankan oleh TMP.
“Kita dilatih untuk menjadi kader polopor, bukan pelapor. Kita tidak dilatih untuk menjadi kader yang suka bicara manis tanpa ada kinerja yang nyata,” katanya
Dia pun yakin kader yang tidak kuat dengan sistem pengkaderan di TMP akan keluar dengan sendirinya. Sistem pengkaderan di TMP berupaya melahirkan pemimpin masa depan yang berkualitas dan berintegritas.
“Kita selalu mendidik para kader dengan mengedepankan kualitas dan kinerja. Kita tidak menginginkan kader yang suka bicara manis tapi minim kinerja,” tutur Marurar saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ke- 45 dan HUT TMP ke-10 di Kantor DPP TMP di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 14 Januari 2018 malam.
Selain Maruarar, perayaan HUT TMP tersebut juga dihadiri Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristianto dan calon gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat, serta ratusan kader TMP dari berbagai daerah antara lain Subang, Majalengka, Bekasi, Bogor, Banten dan DKI Jakarta.
Dia mengatakan, TMP selalu berupaya mencetak kader-kader militan yang siap memperjuangkan ideologi partai dan menjadi garda terdepan dalam menjalankan tugas partai.
Dia mengatakan, itu dibuktikan saat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta kader TMP malakukan kerja politik yang nyata untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot.
Pada Pilgub Sumatera Utara, kata dia, kader TMP berkomitmen memenangkan pasang Djarot-Sihar. Maruarar menegakan bagi TMP, memenangkan pasangan Djarot-Sihar merupakan sebuah kebanggaan.
Menurut dia, hal itu adalah perjuangan atas kehendak rakyat yang menginginkan perubahan di Sumut. TMP akan hadir terdepan memperjuangkan itu.
“TMP akan hadir pada saat petarungan, kita tidak bangga hadir saat kemenangan. TMP adalah petarung. Kita akan hadir siapa yang masih belum jelas siapa yang menang atau kalah,” katanya.
Sementara itu Ketua DPC TMP Kabupaten Bogor, Egi Gunadhi mengatakan, TMP merupakan organisasi sayap partai dari PDI Perjuangan yang senantiasa mengajarkan seluruh kader untuk menjadi kader militan yang siap bertarung kapan saja dalam menjalankan ideologi partai.
Oleh karena itu, kata dia, TMP senantiasa mendidik dan membimbing para kadernya untuk mengedepankan prestasi dan kinerja.
Sesuai arahan dari Ketua Umum DPP TMP Maruarar Sirait, kata dia, sistem meritokrasi adalah prinsip yang senantiasa dijalankan oleh TMP.
“Kita dilatih untuk menjadi kader polopor, bukan pelapor. Kita tidak dilatih untuk menjadi kader yang suka bicara manis tanpa ada kinerja yang nyata,” katanya
(dam)