Perludem: KPU Terlalu Bersahabat dengan TNI, Polri dan ASN Aktif

Sabtu, 13 Januari 2018 - 16:01 WIB
Perludem: KPU Terlalu...
Perludem: KPU Terlalu Bersahabat dengan TNI, Polri dan ASN Aktif
A A A
JAKARTA - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) terlalu bersahabat dengan anggota TNI, Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018. Pasalnya, jumlah anggota TNI, Polri dan ASN aktif yang maju di Pilkada serentak 2018 meningkat.

"Soal TNI, Polri, ASN, saya kira KPU agak sedikit memberi celah dan terlalu bersahabat dengan TNI, Polri, ASN aktif dengan mengatakan kalau dia tidak jadi calon kan kasihan, masa kemudian juga harus dipecat dari jajarannya," ujar Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini dalam diskusi Polemik Radio MNC Trijaya Network bertajuk Wajah Politik Pilkada 2018 di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (14/1/2018).

Titi menambahkan, KPU harus membebaskan diri dari bias kepentingan. "Sudah jelas-jelas TNI, Polri, dan ASN tidak boleh berpolitik," ungkapnya.

Jadi, lanjut dia, anggota TNI, Polri dan ASN aktif harus menerima konsekuensi sekali mencoba maju berpolitik. "Kalaupun gagal ditetapkan sebagai calon, ya itu bukan urusan KPU, karena dia sudah berani mengambil resiko untuk maju menjadi bagian dari politik praktis," tuturnya.

Diketahui, Mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018. Anton yang masih perwira tinggi Polri aktif itu maju sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat mendampingi Tubagus Hasanuddin.

Kemudian, Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi maju di Pilgub Sumatera Utara bersama Musa Rajekshah.
(pur)
Berita Terkait
Ini Rancangan Jadwal...
Ini Rancangan Jadwal Tahapan Pilkada Serentak 2024
Ini Tahapan Pada Hari...
Ini Tahapan Pada Hari Pencoblosan Pilkada Serentak 2020
Hadapi Potensi Sengketa...
Hadapi Potensi Sengketa Pilkada, KPU Minta Jajaran di Daerah Lakukan Ini
Komisioner KPU Hasyim...
Komisioner KPU Hasyim Asy'ari Usul Pilkada Serentak 2026
KPU Ingatkan Petahana...
KPU Ingatkan Petahana Tak Gunakan Bansos Corona untuk Kepentingan Pilkada
KPU Sebut Pilkada Digelar...
KPU Sebut Pilkada Digelar 9 Desember 2020 Belum Keputusan Final
Berita Terkini
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
KSAD Maruli Simanjuntak:...
KSAD Maruli Simanjuntak: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara
Oditur Militer: Jika...
Oditur Militer: Jika Kita Bisa Lihat Andrie Yunus, Tuntutan Bisa Lebih Tinggi
Prabowo Komitmen Sediakan...
Prabowo Komitmen Sediakan Obat Murah Agar Bisa Diakses Masyarakat
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved