Tiga Institusi Siap Lindungi Masyarakat dari Ancaman Hoax

Rabu, 10 Januari 2018 - 10:39 WIB
Tiga Institusi Siap...
Tiga Institusi Siap Lindungi Masyarakat dari Ancaman Hoax
A A A
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyebut kementeriannya bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sepakat untuk mendukung penyelenggaraan pemilihan dan yang lebih berkualitas.

Salah satunya mengawasi penggunaan media sosial (medsos) dari kegiatan yang menyimpang selama pelaksanaan pilkada.

Menurut dia, sesuai undang-undang, Kemenkominfo mempunyai tugas untuk menata konten dari media sosial.

“Tapi yang namanya konten itu mempunyai kapasitas dan kapabilitas karena memang dilatih dalam bentuk untuk mengawasi pemilu. Jadi kami berharap Bawaslu yang akan banyak menyajikan peran mengenai kontennya,” kata Rudiantara usai menggelar pertemuan di Gedung Bawaslu, di Jakarta, Selasa 9 Januari 2018.

Menurut dia, ketiga lembaga juga sepakat untuk melakukan pertemuan lanjutan membahas mengenai pengawasan medsos yang lebih rinci.

Dia juga memastikan kementeriannya telah memiliki sistem yang dapat mendeteksi kontek negatif yang potensial menyebar di tahapan kampanye nanti.

Rudiantara menekankan pentingnya sosialisasi yang lebih dalam kepada masyarakat tentang bermedsos yang baik selama pelaksanaan pilkada.

Menurut dia, sosialisasi juga untuk menyadarkan masyarakat apabila menemukan konten negatif segera melapor atau tidak ikut menyebarkannya.

Ketua KPU Arief Budiman menyambut baik rencana pertemuan penyelenggara pemilu dengan Kemenkominfo guna membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan pelaksanaan tahapan pilkada 2018.

Menurut dia, fokus pembicaraan tentu menyasar pada pencegahan medsos dijadikan alat penyebaran kampanye hitam selama pelaksanaan pilkada.

“Jadi tidak lebih dari satu bulan ke depan KPU, Bawaslu, Kominfo dan beberapa platfrom media sosial akan menangani kerja sama untuk membuat pemilu ini indah menarik sekaligus melindungi pemilih dari berita berita yag hoax,” kata Arief.
(dam)
Berita Terkait
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Berkaca 2019, Fahri...
Berkaca 2019, Fahri Hamzah Minta Pemilu Serentak 2024 Zero Accident
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Lumbung Suara PDIP di...
Lumbung Suara PDIP di Jakarta pada Pemilu 2019, Paling Banyak di Dapil 10
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved