Dua Wakil Ketua DPR Minta Golkar Segera Pilih Pengganti Setnov
Selasa, 09 Januari 2018 - 16:24 WIB
Dua Wakil Ketua DPR Minta Golkar Segera Pilih Pengganti Setnov
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan dan Fahri Hamzah meminta Partai Golkar segera menyerahkan nama Ketua DPR pengganti Setya Novanto (Setnov). Karena, DPR tidak terbiasa dipimpin oleh seorang pelaksana tugas (Plt) Ketua DPR.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, bahwa hingga kini pimpinan DPR masih menunggu Fraksi Partai Golkar menyerahkan nama Ketua DPR kepada pihaknya. "Kita tunggu dan ingin prosesnya enggak lama, karena DPR enggak biasa DPR dipimpin Plt, karena harus ada Ketua DPR, sehingga ketika rapat pimpinan ada Golkar," ujar Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/1/2018).
Hal senada dikatakan oleh Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Menurut Taufik, Partai Golkar akan merugi jika tak kunjung menetapkan Ketua DPR pengganti Setnov. "Saya hanya melihat kalau semakin lama akan merugikan Partai Golkar," kata Taufik Kurniawan di tempat yang sama.
Walaupun, kata dia, tidak ada batas waktu bagi Partai Golkar dalam menentukan siapa yang menjabat ketua DPR itu. "Tapi karena ini sebetulnya bagian dari Golkar, kalau semakin lama ya tentu Fraksi Golkar yang rugi sendiri. Artinya menjadi posisi yang belum tuntas, tapi menurut kami ya tinggal tunggu saja lah sementara waktu pada teman-teman Partai Golkar untuk tentukan ini," paparnya.
Diketahui sebelumnya, Koordinator bidang Pembangunan Daerah Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Zainuddin Amali mengatakan bahwa partainya akan mengirimkan nama Ketua DPR setelah revisi Undang-Undang MD3 terkait penambahan kursi pimpinan parlemen untuk PDIP rampung.
Adapun Setnov telah mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPR sejak awal Desember 2017 lalu. Kini, Wakil Ketua DPR Fadli Zon merangkap sebagai Pelaksana tugas Ketua DPR.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, bahwa hingga kini pimpinan DPR masih menunggu Fraksi Partai Golkar menyerahkan nama Ketua DPR kepada pihaknya. "Kita tunggu dan ingin prosesnya enggak lama, karena DPR enggak biasa DPR dipimpin Plt, karena harus ada Ketua DPR, sehingga ketika rapat pimpinan ada Golkar," ujar Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/1/2018).
Hal senada dikatakan oleh Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Menurut Taufik, Partai Golkar akan merugi jika tak kunjung menetapkan Ketua DPR pengganti Setnov. "Saya hanya melihat kalau semakin lama akan merugikan Partai Golkar," kata Taufik Kurniawan di tempat yang sama.
Walaupun, kata dia, tidak ada batas waktu bagi Partai Golkar dalam menentukan siapa yang menjabat ketua DPR itu. "Tapi karena ini sebetulnya bagian dari Golkar, kalau semakin lama ya tentu Fraksi Golkar yang rugi sendiri. Artinya menjadi posisi yang belum tuntas, tapi menurut kami ya tinggal tunggu saja lah sementara waktu pada teman-teman Partai Golkar untuk tentukan ini," paparnya.
Diketahui sebelumnya, Koordinator bidang Pembangunan Daerah Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Zainuddin Amali mengatakan bahwa partainya akan mengirimkan nama Ketua DPR setelah revisi Undang-Undang MD3 terkait penambahan kursi pimpinan parlemen untuk PDIP rampung.
Adapun Setnov telah mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPR sejak awal Desember 2017 lalu. Kini, Wakil Ketua DPR Fadli Zon merangkap sebagai Pelaksana tugas Ketua DPR.
(kri)