PPP: Pengunduran Diri Setya Novanto Solusi Terbaik
Senin, 11 Desember 2017 - 09:52 WIB
PPP: Pengunduran Diri Setya Novanto Solusi Terbaik
A
A
A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai kabar pengunduran diri Setya Novanto dari jabatan ketua DPR menjadi solusi terbaik atas polemik seputar pimpinan DPR. Dengan demikian, PPP berharap hiruk-pikuk perihal Setya Novanto dan DPR segera selesai.
"Sedari awal kami sudah menyarankan agar Pak Novanto legowo mundur dari jabatan ketua DPR agar lembaga ini tidak tersandera," ujar Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/12/2017).
Namun, mengenai siapa pengganti Setya Novanto sebagai ketua DPR, PPP tidak ingin mencampurinya. PPP menyerahkan urusan itu kepada internal Partai Golkar. "Mengenai cara penunjukannya biarlah menjadi urusan internal Golkar," pungkas anggota Komisi II DPR ini.
Diketahui, Koordinator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia mendengar kabar bahwa Aziz Syamsuddin dipaksakan menjadi ketua DPR menggantikan Setya Novanto.
Informasi yang diterima GMPG, hal itu diputuskan dalam pertemuan yang diinisiasi oleh Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Robert Kardinal dan Aziz Syamsuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat 8 Desember 2017 kemarin.
Kata Doli, pertemuan itu hanya dihadiri oleh Asrul Sani dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Cucun Ahmad Syamsurijal dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Sekretaris Jenderal DPR RI Damayanti.
"Ternyata untuk menyampaikan pengunduran diri SN (Setya Novanto, red) dari Ketua DPR dan memaksakan untuk segera dilakukannya rapat paripurna untuk mengesahkan Aziz sebagai Ketua DPR berdasarkan surat dari SN," kata Doli kepada SINDOnews.
"Sedari awal kami sudah menyarankan agar Pak Novanto legowo mundur dari jabatan ketua DPR agar lembaga ini tidak tersandera," ujar Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/12/2017).
Namun, mengenai siapa pengganti Setya Novanto sebagai ketua DPR, PPP tidak ingin mencampurinya. PPP menyerahkan urusan itu kepada internal Partai Golkar. "Mengenai cara penunjukannya biarlah menjadi urusan internal Golkar," pungkas anggota Komisi II DPR ini.
Diketahui, Koordinator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia mendengar kabar bahwa Aziz Syamsuddin dipaksakan menjadi ketua DPR menggantikan Setya Novanto.
Informasi yang diterima GMPG, hal itu diputuskan dalam pertemuan yang diinisiasi oleh Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Robert Kardinal dan Aziz Syamsuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat 8 Desember 2017 kemarin.
Kata Doli, pertemuan itu hanya dihadiri oleh Asrul Sani dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Cucun Ahmad Syamsurijal dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Sekretaris Jenderal DPR RI Damayanti.
"Ternyata untuk menyampaikan pengunduran diri SN (Setya Novanto, red) dari Ketua DPR dan memaksakan untuk segera dilakukannya rapat paripurna untuk mengesahkan Aziz sebagai Ketua DPR berdasarkan surat dari SN," kata Doli kepada SINDOnews.
(pur)