Isu Aklamasi Mencuat, Munaslub Golkar Harus Jadi Ajang Kontestasi

Selasa, 05 Desember 2017 - 05:40 WIB
Isu Aklamasi Mencuat,...
Isu Aklamasi Mencuat, Munaslub Golkar Harus Jadi Ajang Kontestasi
A A A
JAKARTA - Upaya Partai Golkar menyelenggarakan musyarawah nasional luar biasa (munaslub) semakin deras, juga muncul isu aklamasi salah satu poros yang ingin maju dalam bursa calon ketua umum partai beringin tersebut.

Prokontra muncul dalam isu aklamasi, beberapa meminta munaslub harus dijadikan ajang kontestasi calon ketua umum. Sebelumnya, usulan agar Airlangga Hartarto dipilih aklamasi disuarakan oleh Nusron Wahid.

Salah satu alasannya karena selama ini arus suara mengarah kepada Airlangga Hartarto menjadi Ketua Umum DPP Partai Golkar. Apalagi Airlangga telah memimpin para Ketua DPD I Partai Golkar menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sekretaris Dewan Pembina Partai Golkar Hafiz Zawawi menilai, aklamasi untuk memilih ketua umum dalam munaslub tidak dilarang atau diperbolehkan. Hanya saja ada syaratnya, terpenting saat menjelang pemungutan suara hanya ada satu calon.

"Aklamasi boleh dan dapat bila memang dikehendaki dan disepakati oleh seluruh peserta Munaslub dengan cara musyawarah mufakat bulat. Aklamasi dimungkinkan bila hanya ada satu calon Ketum pada saat Munaslub khususnya saat menjelang pemungutan suara," kata Hafiz saat dihubungi, kemarin.

Dia menegaskan, munaslub harus dijadikan arena untuk membuka kesempatan kepada semua kader terbaik partai untuk maju bersaing menjadi ketua umum. Selain itu juga menjadi arena menyampaikan ide dan pandangan terbaik.

Dia tidak menampik usulan aklamasi bermuatan agenda tertentu. "Namanya juga politik, bisa jadi kepentingan menjadi motif, sejauh hal tsb sejalan dg kepentingan partai dan kepentingan umum boleh saja," jelasnya.

Berbeda dengan politisi senior Golkar Yorrys Raweyai yang menyetujui usulan Airlangga Hartanto dipilih secara aklamasi untuk menjadi ketum Golkar di munaslub nanti.

"Aklamasi sangat baik untuk menjaga kekompakan dan soliditas partai. Namun demikian, Partai Golkar menjunjung tinggi asas demokrasi," jelasnya saat dihubungi.

Namun dia tidak menampik jika ada calon lain yang ingin maju dalam munaslub nanti. Pasalnya selain Airlangga, ada sejumlah nama yang digadang-gadang akan maju sebagai caketum Golkar. Salah satunya Idrus Marham.

"Semakin banyak calon semakin bagus, maka di situlah letak keunggulan dari Partai Golkar sebagai partai yang mengedepankan proses demokrasi dan oleh karena itu secepatnya dilakukan munaslub," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved