KPK Diminta Tak Gentar Tangkap Pejabat yang Terlibat Kasus E-KTP

Rabu, 29 November 2017 - 19:13 WIB
KPK Diminta Tak Gentar...
KPK Diminta Tak Gentar Tangkap Pejabat yang Terlibat Kasus E-KTP
A A A
JAKARTA - Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi meminta keberanian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menangkap pejabat-pejabat aktif yang terlibat dalam dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Adhie sapaannya menegaskan, bila KPK sudah memulai dengan menangkap Ketua DPR Setya Novanto, maka lembaga antirasuah tersebut harus menangkap pejabat-pejabat aktif lainnya.

"Saya melihat begini, KPK sudah memulai hal dengan Setnov. Jadi kalau KPK membedakan kepada koruptor yang lain ya rakyat akan tahu kalau KPK bermain-bermain," ujar Adhie dalam diskusi di bilangan Jakarta Selatan, Rabu (29/11/2017).

Mantan juru bicara Presiden Gus Dur ini menilai, KPK harus berani mengusut keterlibatan sejumlah pejabat aktif semisal Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly.

"Harusnya kalau satu diperlakukan begitu kan semua juga harus diperlakukan seperti itu. Kalau tidak melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan ke Setnov, maka masyarakat akan lebih yakin memang ada agenda politik," kata dia.

Sementara itu di tempat yang sama, Presidium Persatuan Pergerakan Andriyanto mengaku setuju dengan apa yang disampaikan oleh Adhie Massardi. Menurutnya, KPK harus berani mengungkap keterlibatan pejabat-pejabat lain dalam korupsi e-KTP.

"Mau Ganjar (Gubernur Jateng), mau Yasonna atau mantan Mendagri (Gamawan Fauzi) harus berani mengusut tuntas. Jangan hanya OTT kecil saja. Kalau enggak ya tidak akan jera," tegas dia.

Tidak hanya itu, politikus PDIP yang juga Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon menegaskan tidak mentoleril keterlibatan kader partainya bila memang ikut dalam mega korupsi e-KTP. Sekalipun, itu Menkumham Yasonna Laoly.

"Kita juga tidak ingin mentolerir atau tindakan yang dilakukan anggota dewan pada periode lalu. Kalau memang semuanya terbukti kita mendukung pemberantasan itu," tandas dia.
(kri)
Berita Terkait
KPK Panggil Tannos terkait...
KPK Panggil Tannos terkait Kasus Korupsi E-KTP
Praswad Nugraha: Paulus...
Praswad Nugraha: Paulus Tannos Ditangkap KPK Singapura jadi Peringatan bagi Para Buron
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi Pengadaan E-KTP Kemendagri
Dalami Kasus Korupsi...
Dalami Kasus Korupsi E-KTP, KPK Panggil Pegawai Kemendagri
KPK Akan Hadirkan Jamdatun...
KPK Akan Hadirkan Jamdatun Kejagung dalam Sidang Paulus Tannos di Singapura
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Berita Terkini
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved